Kelangkaan chip sepertinya belum mau pergi. Kabarnya, isu ini bahkan bisa berimbas pada peluncuran iPhone 18 Pro bulan depan. Di tengah situasi yang bikin pusing ini, SK Hynix, salah satu pemain besar di industri DRAM dan NAND, baru saja bikin gebrakan dengan mengumumkan investasi jumbo buat membangun pabrik baru.
Gak tanggung-tanggung, mereka bakal merogoh kocek sekitar 35,2 triliun won atau setara Rp395 triliun untuk pabrik DRAM. Sementara untuk pabrik NAND, investasinya mencapai 19,1 triliun won atau sekitar Rp215 triliun.
Jadi, total duit yang disiapkan mencapai lebih dari Rp590 triliun! Sayangnya, kita harus sabar menunggu karena pabrik NAND baru bakal operasional di Desember 2028, sementara yang DRAM menyusul di Juni 2029.
Nah, meskipun kabar investasi ini angin segar, jangan berharap kelangkaan chip bakal langsung kelar dalam waktu dekat. Mengutip data dari Omdia, SK Hynix memprediksi permintaan DRAM dan NAND bakal terus meroket dengan pertumbuhan tahunan sekitar 19% sampai tahun 2030 nanti.
Mereka sadar betul kalau kunci sukses di bisnis ini adalah kemampuan menyediakan stok barang tepat waktu saat pelanggan membutuhkannya.
Pihak SK Hynix sendiri menegaskan kalau langkah ini adalah strategi untuk mencuri start di tengah pesatnya pertumbuhan pasar. “Investasi ini keputusan kami buat menangkap peluang sesuai kecepatan pasar. Dengan mengamankan kapasitas produksi sejak awal, kami ingin jadi mitra utama dalam infrastruktur AI sekaligus menjaga stabilitas rantai pasok semikonduktor global,” ujar perwakilan resmi SK Hynix.









