Punya konsol handheld memang seru, tapi apa jadinya kalau layar tiba-tiba mati setelah update sistem? Nah, kejadian kurang mengenakkan ini baru aja menimpa seorang pemilik Steam Deck yang curhat kalau layar bawaan perangkatnya gak lagi berfungsi usai menginstal pembaruan terbaru.
Menariknya, si Deck ini masih bisa nyala dan menampilkan gambar kalau dihubungkan ke monitor eksternal. Valve sendiri memang rajin banget kasih update buat SteamOS sejak Steam Deck dirilis tahun 2022 lalu. Tapi, update yang harusnya bikin perangkat makin stabil malah bikin satu user ini pusing tujuh keliling.
Layar Steam Deck Gelap Setelah Update Sistem

Kejadian ini ramai dibahas setelah akun Twitter/X bernama Pirat_Nation membagikan pengalamannya. Pemilik Steam Deck yang udah berumur sekitar 1,5 tahun itu bilang kalau layarnya mendadak ‘tewas’ tepat setelah proses update selesai. Meski udah nyoba berbagai tutorial perbaikan mandiri yang ada di internet, hasilnya tetap nihil.
Gimana gak bikin kesal? Si pemilik akhirnya menghubungi pihak support Valve. Sayangnya, mereka bilang kalau masalah ini udah di luar masa garansi. Valve menawarkan opsi perbaikan dengan biaya sekitar $185 plus pajak. Harganya bisa aja naik kalau teknisi menemukan masalah lain pas dicek nanti. Wah, lumayan banget kan biayanya?

Sebenarnya, Valve itu cukup dikenal ramah sama pengguna yang mau melakukan perbaikan mandiri. Mereka bahkan menyediakan panduan resmi dan suku cadang lewat iFixit. Tapi, buat user yang ngerasa masalahnya dipicu oleh update software, tagihan ratusan dolar tentu terasa berat.
Sejauh ini, belum ada konfirmasi apakah ini memang bug dari update SteamOS atau sekadar kebetulan hardware-nya yang memang sudah waktunya rusak. Sepertinya ini masih jadi kasus terisolasi, bukan masalah masal. Tapi, kejadian ini jadi pengingat penting buat kita semua; selalu ada risiko saat melakukan update sistem pada perangkat elektronik.

Lagipula, seiring berkembangnya ekosistem hardware Valve, mulai dari Steam Controller sampai perangkat baru lainnya, kestabilan software jadi makin krusial. Kita tunggu aja, apakah Valve bakal melakukan investigasi lebih lanjut kalau nantinya ada laporan serupa yang bermunculan.









