Pernah enggak kamu ngerasa begah sama aplikasi di Play Store yang isinya iklan melulu, atau tiba-tiba minta langganan mahal padahal fiturnya biasa aja? Ini yang saya rasain juga beberapa waktu ke belakang.
Kalau ini terjadi di kamu, berarti sekarang saatnya kamu melirik dunia Free and Open Source Software (FOSS).
Di luar sana, banyak banget aplikasi yang enggak ada di Play Store tapi rutin saya pakai karena performanya jauh lebih enteng, gratis, dan yang paling penting: mereka menghargai privasi data; segimanapun kita tinggal di negara open-source dari segi data penduduknya.
Ini deretan aplikasi FOSS yang saya pakai sehari-hari buat beragam kebutuhan, dari hiburan sampai konversi mata uang.
Daftar Isi
1. Shizuku: Dapetin Fungsi Lebih di HP
Kalau kamu pengen modifikasi sistem Android tapi males atau takut buat nge-root HP, Shizuku adalah aplikasi wajib pertama. Shizuku ini bertindak sebagai perantara yang ngasih izin spesial ke aplikasi lain lewat sistem ADB (Android Debug Bridge).
Analogi gampangnya, Shizuku itu kayak punya kunci master buat buka pintu-pintu rahasia di rumah kamu sendiri tanpa harus ngebongkar temboknya.
Dengan Shizuku, aplikasi lain bisa jalanin fungsi tingkat tinggi yang biasanya cuma bisa diakses sama sistem atau HP yang sudah di-root.
Saya sendiri pake Shizuku ini buat uninstall aplikasi ampas pake Canta, juga ColorBlendr buat ganti tema warna yang kadang di OS Android ga ngasih, biasanya saya mau pake warna yang lebih nyolok mata, ya kayak desain UrbanIdea ini.
Cek juga: Cara Mengunci Aplikasi di HP Samsung
2. Canta: Buang Sampah Bloatware


Pernah kesel enggak sama aplikasi bawaan HP (kayak aplikasi operator atau toko buku enggak jelas) yang enggak bisa dihapus? Nah, Canta hadir buat nyelesein masalah itu.
Dengan bantuan Shizuku, Canta bisa menghapus aplikasi apa pun dari perangkat kamu, bahkan yang biasanya dikunci sama pabrikan.
Ini aplikasi penyelamat buat HP yang memorinya mepet gara-gara bloatware. Tapi ingat ya, karena dia sakti banget, jangan sampai asal hapus aplikasi sistem yang krusial biar HP kamu enggak bootloop.
3. SD Maid 2/SE: Tukang Bersih-Bersih Andalan


Beda sama aplikasi “Cleaner” di Play Store yang biasanya malah nambah sampah dan iklan, SD Maid 2/SE adalah asisten terpercaya buat jaga HP tetap rapi.
Dia spesialis buat nyari sisa-sisa file dari aplikasi yang sudah kamu hapus (CorpseFinder), hapus file sampah sistem, sampai nyari foto duplikat yang menuh-menuhin galeri.
Aplikasi ini dijamin bebas iklan dan bener-bener fokus ke fungsinya sebagai alat bersih-bersih. Kayak punya asisten rumah tangga yang teliti lah.
Cek juga: 7 Aplikasi Mirip Procreate yang Gratis
4. OuterTune: YouTube Music Tanpa Iklan


Siapa sih yang enggak suka dengerin musik? Tapi kalau harus dengerin iklan tiap dua lagu sekali, rasanya males banget.
OuterTune adalah solusi buat kamu yang pengen akses YouTube Music tapi dengan tampilan yang lebih bersih (Material 3) dan tanpa iklan sama sekali, ya bisa dianggep sebagai alternatif Spotify yang bener-bener gratis juga, sih.
Kamu bisa streaming, bikin playlist, bahkan download lagu buat didengerin offline. Plus, dia punya fitur lirik yang tersinkronisasi, jadi bisa karaokean deh kapan aja.
5. PipePipe: Nonton YouTube Tanpa Iklan


Kalau kamu sudah tahu NewPipe, PipePipe ini adalah versi yang jauh lebih canggih dan stabil. Dengan aplikasi ini, kamu bisa browsing YouTube, NicoNico, sampai BiliBili dengan bebas.
Fitur unggulannya? Ya jelas SponsorBlock yang otomatis ngelewatin bagian iklan sponsor di dalam video, dan kemampuan buat muter video di latar belakang (background play) sambil buka aplikasi lain PLUS bisa download video/audio.
Ini bener-bener kasih pengalaman YT premium secara gratis.
Cek juga: 10 Aplikasi Mirip BlueStacks yang Gratis dan Ringan
6. Fossify File Manager: Kelola File Tanpa BS


Banyak aplikasi pengelola file sekarang yang minta izin aneh-aneh, kayak izin lokasi atau akses internet. Buat apa coba? Fossify File Manager hadir buat balikin fungsi aslinya: ngelola file dengan cepat dan aman.
Dia ringan, mendukung enkripsi (pakai password atau fingerprint) buat sembunyiin file sensitif, dan yang paling penting, dia enggak butuh akses internet sama sekali.
Jadi, data kamu aman di HP, enggak bakal “terbang” ke server mana pun, meskipun sekali lagi ini negara bisa dibilang open-source buat data-data penduduknya. Ini nih yang masih ada kaitannya soal data-data: Orang Indonesia Masih Rendah Kesadaran dalam Keamanan Digital
7. LocalSend & KDE Connect: Berbagi Itu Gampang


Lupakan cara lama kirim file pakai kabel atau Bluetooth yang lemot. LocalSend adalah aplikasi open-source buat kirim file antar perangkat (Android, iPhone, Windows, Mac, Linux) lewat jaringan Wi-Fi lokal.
Komunikasinya dienkripsi penuh, tanpa iklan, dan tanpa perlu internet .
Kalau mau yang lebih canggih, ada KDE Connect. Bukan cuma buat kirim file, kamu bisa sinkronisasi notifikasi, balas SMS dari laptop, sampai jadiin layar HP sebagai touchpad buat komputer kamu.
Hubungan HP dan laptop kamu bakal makin mesra kalau pakai ini.
LocalSend dan KDE Connect
Cek juga: 7 Aplikasi Mirip IDM yang Gratis
8. Thunderbird: Email Custom Domain di Android


Setelah sekian lama cuma ada di PC, akhirnya Thunderbird resmi mendarat di Android (berbasis aplikasi K-9 Mail). Ini adalah klien email yang sangat menghargai privasi dan enggak bakal pernah jadiin data kamu sebagai barang dagangan.
Kamu bisa kelola banyak akun dalam satu kotak masuk (Unified Inbox) dan mendukung enkripsi OpenPGP buat keamanan ekstra.
Saya sendiri udah pake ini email client semenjak website UrbanIdea ini berdiri, buat login dan manage email [email protected].
9. URLCheck: Tameng Sebelum Klik Link


Pernah dapet link mencurigakan dari grup WhatsApp? Jangan asal klik! Pakai URLCheck sebagai perantara.
Sebelum link kebuka di browser, aplikasi ini bakal nampilin informasi lengkap tentang URL itu, ngehapus parameter pelacak iklan, sampai bisa nge-scan pakai VirusTotal buat mastiin link-nya aman.
Ini kayak satpam pribadi yang bakal ngecek setiap orang yang mau masuk ke rumah kamu.
Cek juga: 5 Aplikasi Keyboard Glide Typing Terbaik
10. Seeker: Surga Buat Pecinta Musik Langka


Kalau kamu suka nyari koleksi musik yang sudah langka atau enggak ada di layanan streaming biasa, Seeker adalah jawabannya.
Ini adalah klien unofficial buat jaringan Soulseek yang legendaris.
Kamu bisa cari lagu, browsing direktori pengguna lain, sampai chat di dalam chatroom komunitas. Dunia musik rasanya jadi luas banget tanpa batas kalau pakai ini.
Saya pakai ini buat nyari musik-musik Drum & Bass lama yang rada susah dicarinya. Buat pengguna Seeker, jangan lupa untuk berbagi library kalian juga, jangan hit and run!
11. Xtra & DankChat: Lebih Bagus dari Twitch


Buat kamu yang hobi nongkrong di Twitch, ada dua aplikasi yang jauh lebih oke dibanding aplikasi resminya. Pertama, Xtra, klien Twitch yang fokus ke pengalaman nonton yang lancar, bisa download VOD buat nonton offline, dan punya fitur Picture-in-Picture.
Kedua, DankChat, khusus buat kamu yang pengen chatting di banyak channel sekaligus dengan dukungan emote pihak ketiga kayak BTTV dan FrankerFaceZ. Ringan dan fungsional banget!
Tools Tambahan: ColorBlendr & NumberHub


Mau tampilan HP Android kamu lebih unik? ColorBlendr bisa ngatur saturasi dan kecerahan warna “Material You” di sistem kamu, bahkan bisa bikin tema hitam pekat buat mode gelap.
Sedangkan buat urusan hitung-hitungan, ada NumberHub yang bukan cuma kalkulator biasa, tapi juga bisa hitung kurs mata uang sampai konversi zona waktu secara real-time.
Saya sendiri demen NumberHub karena UInya lugas dan intuitif karena mirip dengan kalkulator bawaan di Google Pixel, ga ribet dengan banyak tombol kecil-kecil! Ini app saya buka hampir tiap hari buat ngecek kurs MYR atau SGD ke IDR.
ColorBlendr dan NumberHub
Kenapa Harus Pindah dari Play Store?
Mungkin kamu tanya, “Kenapa sih ribet-ribet cari aplikasi yang enggak ada di Play Store?”
Jawabannya simpel: kontrol.
Di Play Store, Google yang nentuin apa yang boleh dan enggak boleh ada. Banyak aplikasi keren dihapus cuma karena mereka ngancem pendapatan iklan Google (kayak pemblokir iklan atau aplikasi YouTube pihak ketiga).
Selain itu, aplikasi di Play Store sering banget “bermuka dua”.
Tugas utamanya mungkin cuma buka gambar, tapi tugas sampingannya adalah nambang data perilaku kamu buat dijual ke pengiklan. Dengan beralih ke FOSS, kamu berhenti jadi produk dan kembali jadi pengguna .
Kenapa Mulai Banyak yang Pakai Aplikasi Open Source?
Bayangin gini: aplikasi proprietary (tertutup) itu kayak resep rahasia di restoran mahal. Kamu bisa makan, tapi enggak tahu bahan apa aja yang dimasukkan ke dalamnya, sehat atau enggak.
Nah, aplikasi open-source itu kayak buku resep komunitas. Semua orang bisa lihat isinya, ngecek prosesnya, dan mastiin enggak ada “racun” atau kode berbahaya di dalamnya.
Karena kodenya bisa diliat dan diverifikasi siapapun, peneliti keamanan bisa bareng-bareng nemuin dan benerin celah sebelum disalahgunakan.
Kesimpulan
Dunia aplikasi open-source itu luas banget dan penuh dengan inovasi yang jujur dan di hampir setiap waktu, selfless karena enggak berorientasi nyari keuntungan.
Dengan memakai aplikasi kayak Shizuku, PipePipe, sampai Thunderbird, kamu enggak cuma dapet fitur premium secara gratis, tapi juga dapet ketenangan pikiran karena privasi kamu terjaga..
Memang butuh sedikit usaha buat instal aplikasi lewat F-Droid atau GitHub, tapi percaya deh, kebebasan yang kamu dapet itu sebanding banget sama usahanya.
Semoga ini deretan aplikasi FOSS rekomendasi saya bisa berguna buat pembaca.
FAQ
Apakah aplikasi yang enggak ada di Play Store itu aman?
Enggak semuanya aman, makanya kamu harus instal dari sumber terpercaya kayak F-Droid. F-Droid cuma memuat aplikasi yang kodenya terbuka dan sudah diperiksa komunitas. Hindari download file APK sembarangan dari situs bajakan.
Gimana cara instal aplikasi dari F-Droid?
Kamu tinggal ke situs resmi f-droid.org, download aplikasinya, terus izinkan “Instal aplikasi dari sumber tidak dikenal” di pengaturan Android kamu. Setelah itu, kamu bisa cari dan update aplikasi di dalam F-Droid kayak di Play Store biasa .
Apakah pakai Shizuku itu berbahaya?
Shizuku sendiri adalah aplikasi yang aman dan transparan. Tapi, karena dia ngasih izin akses tinggi ke aplikasi lain, pastikan kamu cuma ngasih izin ke aplikasi yang memang kamu percaya fiturnya .
Apa bedanya NewPipe sama PipePipe?
PipePipe adalah pengembangan dari NewPipe yang dibuat lebih stabil dan punya fitur tambahan kayak dukungan chat langsung, filter pencarian yang lebih baik, dan integrasi SponsorBlock yang lebih mantap .
Kenapa Thunderbird versi Android dibilang pengganti K-9 Mail?
Karena tim Thunderbird bekerja sama dengan pengembang K-9 Mail buat bikin aplikasi email yang lebih modern tapi tetap mempertahankan semangat privasi dan open-source dari pendahulunya.









