Samsung One UI 8.5 Beta akhirnya resmi dirilis, dan ini bukan cuma pembaruan kecil-kecilan, lho! Awalnya banyak yang nyangka kalau versi 8.5 ini enggak akan beda jauh dari versi sebelumnya, kayak cuma pemeliharaan software doang, tapi ternyata kita semua salah besar.
Bocoran dan uji coba internal menunjukkan kalau One UI 8.5 ini bawa banyak banget perubahan yang substansial, mulai dari tampilan visual yang kayak balik ke era TouchWiz tapi lebih modern, sampai fitur AI dan manajemen baterai yang jauh lebih canggih.
Makanya, kalau kamu pengguna setia Galaxy, pembaruan ini wajib banget kamu tunggu!
Ini lho semua fitur keren yang harus kamu tahu sebelum memutuskan install Samsung One UI 8.5 Beta atau menunggu versi stabilnya meluncur tahun depan.
- Kapan Kita Bisa Coba: Tanggal Rilis Samsung One UI 8.5 Beta
- Perangkat Apa Aja yang Kebagian Jatah Beta?
- Cara Daftar Program Samsung One UI 8.5 Beta
- Revolusi Desain dan Tampilan (Visual Overhaul)
- Panel Cepat: Akhir dari Kekakuan Desain
- Bebas Pindah dan Mengubah Ukuran Slider
- Mengusir Tombol Smart View dan Device Control
- Ikon 3D dan Efek Frosted Glass yang Estetik
- Dukungan Galaxy AI yang Makin Cerdas di One UI 8.5
- Photo Assist: Edit Foto Tanpa Henti (Continuous Image Generation)
- Peningkatan Bixby: Kontrol Perangkat dan Sejarah Obrolan
- Fitur Telepon Otomatis Ala AI
- Inovasi Baterai dan Keamanan Data yang Lebih Solid
- Jurus Baru Hemat Baterai: Network Battery Saver
- Fitur Perlindungan Anti Maling (Theft Protection)
- Storage Share: Akses File dari Mana Aja
- Quick Share: Lebih Aman dan Cepat Berbagi Foto
- Peningkatan Kamera untuk Para Videografer
- DeX dan Keamanan Data yang Lebih Solid
- Kesimpulan
- FAQ
Kapan Kita Bisa Coba: Tanggal Rilis Samsung One UI 8.5 Beta
Setelah berminggu-minggu ada bocoran dan build uji coba internal beredar online, akhirnya Samsung secara resmi merilis beta pertama dari One UI 8.5. Pembaruan ini sudah dirilis untuk seri Galaxy S25 di beberapa negara tertentu.
Secara teknis, One UI 8.5 ini masih didasarkan pada platform Android 16, tapi ini adalah versi Android 16 QPR2, yang artinya ada banyak API dan peningkatan sistem yang baru dibandingkan One UI 8 yang berbasis Android 16 QPR1.
Meskipun sudah ada program beta yang berjalan, versi final One UI 8.5 diperkirakan baru akan debut secara penuh bersamaan dengan peluncuran seri Galaxy S26, yang diprediksi terjadi sekitar akhir Januari atau awal tahun 2026.
Nah, buat pengguna Galaxy dari seri S, Z, atau A yang memenuhi syarat, kamu akan mendapatkannya sebagai pembaruan nanti, tapi kapan pastinya itu masih misteri.
Cek juga: Samsung Siapkan Galaxy Z TriFold, HP Lipat Tiga Harga Selangit
Perangkat Apa Aja yang Kebagian Jatah Beta?
Seperti program beta One UI sebelumnya, Samsung cenderung membatasi program ini hanya untuk trio utama perangkat Galaxy S.
Saat ini, program Samsung One UI 8.5 Beta sudah tersedia untuk Galaxy S25, Galaxy S25+, dan Galaxy S25 Ultra di negara-negara tertentu seperti Jerman. Kabarnya, negara-negara lain kayak Amerika Serikat, Inggris, Korea, India, dan Polandia juga akan segera menyusul kebagian jatah beta.
Sayangnya, buat kamu yang punya Galaxy S25 FE atau Galaxy S25 Edge, kemungkinan besar kamu enggak akan bisa ikut program beta ini, soalnya itu memang sudah jadi kebiasaan Samsung.
Cara Daftar Program Samsung One UI 8.5 Beta
Kalau kamu termasuk pemilik perangkat Galaxy S25 series yang memenuhi syarat dan tinggal di negara yang sudah kebagian beta, kamu bisa langsung mendaftar dengan gampang. Kamu cuma perlu buka aplikasi Samsung Members di HP kamu.
Setelah mendaftar, kamu bisa langsung masuk ke Settings > Software update > Download and install buat mendapatkan pembaruan Samsung One UI 8.5 Beta tersebut.
Tapi ingat ya, karena ini masih versi beta awal, ada kemungkinan beberapa mode kamera penting, kayak Dual Recording dan Single Take, masih hilang atau enggak bisa kamu temukan di aplikasi Kamera stock.
Dual Recording itu fitur keren yang bisa merekam video pakai dua kamera berbeda (depan dan belakang, atau dua kamera belakang) secara bersamaan, bahkan bisa disimpan sebagai file terpisah atau digabung dalam resolusi 4K 30fps.
Sementara Single Take itu yang bisa ambil banyak format gambar dan video (kolase, highlight, slow-motion) hanya dengan sekali tekan. Makanya, kalau kamu sering banget pakai dua mode itu, mending kamu biarin aja dulu beta-nya sampai mode-mode itu balik lagi.
Cek juga: Perbandingan Samsung Galaxy Z Fold7 vs Z Fold6
Revolusi Desain dan Tampilan (Visual Overhaul)
Salah satu hal yang paling terasa dari One UI 8.5 adalah perubahan visualnya yang besar. Samsung kayaknya lagi mencoba menyeimbangkan tampilan minimalis One UI 8 dengan kedalaman visual yang lebih baik.
Cek animasi One UI 8.5 Beta lansiran dari Samsung News Global ini:

Panel Cepat: Akhir dari Kekakuan Desain
Buat para power user Samsung yang selalu mengeluhkan desain Panel Cepat (Quick Panel) sejak One UI 7.0 dan 8.0, akhirnya Samsung dengerin keluhan kita!.
Sebelumnya, UI cenderung kaku, memisahkan notifikasi dan Quick Settings ke sisi yang berbeda, yang mana ini bikin ergonomi jadi jelek banget, apalagi di HP besar kayak seri Galaxy Ultra. Kita cuma bisa susun ulang urutan toggle doang, enggak bisa kustomisasi yang lain.
Di One UI 8.5, masalah ini selesai total, karena Panel Cepat benar-benar ditulis ulang cara kerjanya.
Bebas Pindah dan Mengubah Ukuran Slider
Perubahan terbesar adalah hilangnya perbedaan antara System Cards yang tetap dan Toggle yang bergerak. Sekarang, semua elemen, termasuk slider kecerahan dan volume, itu bisa kamu pindah-pindah dan atur seenaknya.
Enggak cuma itu, kamu bahkan bisa mengubah orientasi slider volume dan kecerahan itu jadi vertikal atau horizontal. Gini lho, ini tuh penting banget karena fitur ini bikin pengoperasian pakai satu tangan jadi nyaman lagi. Ini kayak Samsung ngasih kita kuas dan bilang, “Lukis Panel Cepatmu sendiri!”
Mengusir Tombol Smart View dan Device Control
Selain slider yang bisa diatur, yang paling bikin lega adalah kita enggak dipaksa lagi buat melihat tombol Smart View dan Device Control yang selalu nongol di Quick Panel, padahal banyak dari kita yang jarang banget pakai fitur itu.
Di One UI 8.5, kamu bisa tarik tombol-tombol itu keluar dari panel dan menghapusnya sepenuhnya. Ini bikin panel kamu jadi lebih bersih, enggak terlalu ramai, dan yang pasti, lebih banyak ruang buat toggle yang beneran kamu pakai setiap hari.
Ini adalah kemenangan besar buat pengguna HP Samsung, karena Samsung mengakui kalau desain Panel Cepat mereka sebelumnya itu terlalu membatasi.
Ikon 3D dan Efek Frosted Glass yang Estetik
Kalau kamu ngerasa ikon aplikasi di One UI 8 terlalu datar dan minimalis, kamu bakal suka banget sama One UI 8.5. Pembaruan ini memperkenalkan revolusi desain ikon 3D. Ikon-ikon ini sekarang punya efek bayangan (drop shadow) yang bikin mereka kelihatan kayak naik dari layar, ditambah efek cahaya gradien yang menambah kedalaman visual.
Gaya ini kayak mengingatkan kita sama tampilan antarmuka TouchWiz di era Galaxy S6 dulu, tapi versi modern dan canggih. Efek ini diaplikasikan ke aplikasi bawaan Samsung dan bahkan aplikasi pihak ketiga kayak YouTube.
Selain ikon, kamu juga akan melihat efek frosted glass (kaca buram) yang muncul di kartu notifikasi Lock Screen dan seluruh sistem. Efek gradient fade yang indah juga muncul di banyak tempat, seperti di Panel Cepat dan aplikasi Settings, menambah kesan elegan dan polished.
Baca juga: Perbandingan Samsung S25 vs Samsung S24, Bagusan Mana?
Dukungan Galaxy AI yang Makin Cerdas di One UI 8.5
One UI 8.5 enggak akan lengkap tanpa sentuhan Galaxy AI yang makin mendalam. Samsung terus meningkatkan fitur AI-nya, terutama di area kreasi konten dan interaksi sehari-hari.
Photo Assist: Edit Foto Tanpa Henti (Continuous Image Generation)

Dulu, kalau kamu pakai alat AI Photo Assist buat mengedit atau membuat gambar generatif, kamu harus menyimpan setiap perubahan atau iterasi hasil editan AI itu. Nah, ini kan ribet banget dan memakan waktu.
Sekarang, di One UI 8.5, Galaxy AI Photo Assist editor bisa membuat dan mengedit gambar secara berkelanjutan tanpa memaksa kamu untuk menyimpan setiap iterasinya. Ini jelas mempercepat proses editing kamu banget.
Ketika kamu sudah selesai, kamu bisa melihat semua kreasi yang kamu buat di riwayat edit (edit history) dan memilih versi mana yang paling kamu suka.
Selain itu, fitur Generative Edit sekarang punya efek gradient. Ada juga aksi cepat baru seperti “Suggest Erase” (untuk menyorot objek yang mau dihapus secara otomatis), “Add More” (sketch-to-image), dan “Restyle” (mengubah foto jadi gaya Studio atau Kartun 3D).
Peningkatan Bixby: Kontrol Perangkat dan Sejarah Obrolan
Asisten virtual Bixby juga dapat peningkatan signifikan, menjadikannya lebih pintar dan lebih manusiawi.
- Kontrol Peran9gkat yang Lebih Pintar: Kamu bisa ngobrol sama Bixby pakai bahasa kamu sendiri, dan Bixby sekarang lebih jago menemukan pengaturan atau fitur yang kamu butuhkan, meskipun kamu enggak pakai perintah yang persis sama. Cukup bilang apa yang kamu mau, dan Bixby akan kerjain sisanya.
- Jawaban Instan: Kamu butuh jawaban cepat atau informasi mendetail? Tinggal tanya Bixby dan dapatkan respons instan tanpa harus mencari atau pindah-pindah aplikasi.
- Sejarah Percakapan: Sekarang gampang banget buat melihat lagi obrolan kamu sebelumnya dengan Bixby, karena kamu bisa mengakses sejarah percakapan kamu di panel samping aplikasi Bixby.
Fitur Telepon Otomatis Ala AI
Fitur canggih yang juga datang adalah Auto Answer with AI, yang sering disebut sebagai versi Samsung dari fitur Call Screen milik Google Pixel, bedanya ini enggak eksklusif buat Amerika doang. Fitur ini akan otomatis menjawab panggilan telepon setelah berdering 5-30 detik.
Dia akan mentranskripsikan respons penelepon secara real-time, menyaring spam, dan mengidentifikasi panggilan penting buat kamu.
Selain itu, aplikasi Dialer (Telepon) juga dapat pembaruan desain dengan menu pill mengambang dan fitur pencarian AI yang memungkinkan kamu mencari catatan panggilan menggunakan bahasa natural, kayak ngetik “Siapa yang aku telepon akhir pekan lalu?”. Fitur direct voicemail juga akan terintegrasi langsung ke aplikasi Telepon.
Inovasi Baterai dan Keamanan Data yang Lebih Solid
Dua aspek yang paling disukai pengguna dari One UI 8.5 adalah peningkatan daya tahan baterai dan fitur perlindungan data yang lebih serius.
Jurus Baru Hemat Baterai: Network Battery Saver
Kalau kamu termasuk orang yang sering banget mengeluh baterai HP berkurang saat tidur, ini kabar baik buat kamu. One UI 8.5 bocorannya membawa fitur baru yang namanya Network Battery Saver. Fitur ini fungsinya buat membatasi penggunaan jaringan saat HP kamu enggak dipakai, misalnya pas kamu lagi tidur.
Hebatnya, fitur ini pakai yang namanya Personal Data Intelligence (PDI). PDI ini adalah teknologi AI yang sudah ada di Galaxy, yang fungsinya menganalisis pola pemakaian HP kamu dan membuat grafik kebiasaan kamu.
Karena PDI sudah tahu kapan kamu biasanya enggak pakai HP, fitur Network Battery Saver ini memanfaatkan informasi itu untuk menentukan kapan harus membatasi kinerja jaringan. Intinya, dia akan bilang, “Oke, kayaknya kamu lagi di rumah atau lagi tidur, jaringan kita batasin dikit ya biar baterai awet,” dan ini bisa mengurangi banget pengurasan baterai saat idle.
Selain itu, layar informasi baterai juga dirombak total di Pengaturan Baterai. Sekarang lebih gampang buat ngecek sisa waktu pakai, status pengisian daya, dan laporan penggunaan harian selama seminggu terakhir.
Mode Power Saving juga ditingkatkan; kamu bisa pilih mode Standard untuk penghematan moderat yang bisa diatur, atau mode Maximum yang mematikan semua fitur enggak penting supaya baterai kamu bisa bertahan selama mungkin.
Cek juga: Perbandingan Samsung A56 vs Samsung A55
Fitur Perlindungan Anti Maling (Theft Protection)
Keamanan data kamu juga makin ketat. One UI 8.5 membawa fitur Theft Protection baru. Fitur paling penting adalah Failed Authentication Lock.
Bayangin gini: HP kamu dicuri saat lagi enggak terkunci, misalnya pas kamu lagi buka aplikasi perbankan.
Si maling berusaha masuk ke aplikasi yang dilindungi itu pakai PIN atau sidik jari, tapi gagal berkali-kali. Nah, fitur baru ini akan secara otomatis mengunci seluruh layar HP kamu kalau ada terlalu banyak upaya yang gagal buat memverifikasi identitas, entah itu pakai PIN, pola, kata sandi, atau sidik jari.
Tujuannya jelas, buat memastikan data kamu aman kalau HP kamu hilang atau dicuri. Selain itu, ada juga opsi baru yang memungkinkan kamu mematikan Auto blocker sementara waktu, dan dia akan otomatis menyala lagi 30 menit kemudian, jadi kamu enggak lupa buat mengaktifkannya lagi.
Storage Share: Akses File dari Mana Aja

Ini adalah fitur yang bikin hidup kamu yang punya banyak perangkat Samsung jadi lebih mudah. Dengan Storage Share, kamu bisa mengakses file-file yang ada di HP, tablet, atau PC Samsung kamu yang lain, langsung dari aplikasi My Files di HP kamu.
Bahkan, kamu bisa melihat file dari HP kamu di Samsung TV, yang mana ini gampang banget kalau kamu mau browsing foto dan video di rumah tanpa ribet transfer. Fitur ini tampaknya berkaitan dengan upaya Samsung buat pindah dari Microsoft OneDrive dan lebih fokus ke Samsung Cloud.
Quick Share: Lebih Aman dan Cepat Berbagi Foto
Fitur berbagi file unggulan, Quick Share, juga enggak luput dari penyempurnaan.
- Mode Receive-Only: Buat kamu yang sering keganggu permintaan berbagi file yang enggak diinginkan, sekarang kamu bisa mengatur Quick Share buat cuma menerima file dari perangkat lain yang login ke akun Samsung atau Google kamu aja. Ini bikin proses berbagi lebih aman dan privat.
- Saran Berbagi Foto: Quick Share sekarang bisa menganalisis orang-orang yang ada di dalam foto yang kamu ambil. Kalau ada teman atau keluarga kamu di dalam foto itu, Quick Share bisa mengenali mereka dan menyarankan buat langsung membagikan foto itu ke kontak mereka. Ini adalah fitur yang cerdas banget dan hemat waktu!
Selain itu, buat kamu yang suka pakai Smart View buat mirroring layar, sekarang kamu bisa menambahkan shortcut di Home Screen buat langsung menyambungkan HP ke TV atau perangkat tampilan lain dengan cepat.

Fitur Auracast juga ditingkatkan, memungkinkan kamu buat broadcast suara kamu (bukan cuma suara media) ke headset atau speaker yang didukung, pakai mikrofon internal HP kamu, berguna banget buat situasi grup kayak tur atau acara.
Tentu saja, masih banyak lagi perubahan kecil tapi berdampak besar yang ditawarkan One UI 8.5.
Peningkatan Kamera untuk Para Videografer
Meskipun beberapa mode hilang di versi beta awal, ada fitur baru yang menyenangkan buat para videografer. Di Mode Video Pro, ada tombol baru yang fungsinya menyembunyikan hampir semua kontrol di layar. Ini disebut Clean Preview Mode, yang memungkinkan kamu melihat viewfinder tanpa gangguan tombol-tombol, jadi kamu bisa fokus pada komposisi.
Tambahan lain, Samsung juga menambahkan Look-Up Tables (LUTs) built-in untuk video Log, dengan lima pilihan gaya: Standard, Blockbuster, Coming of Age, Romance, dan Thriller. Ini tuh kayak filter foto, tapi buat video, bikin rekaman Log kamu langsung punya tone sinematik dengan sekali ketuk.
Cek juga: Cara Screenshot Panjang di HP Samsung, Tanpa Aplikasi
DeX dan Keamanan Data yang Lebih Solid
Buat kamu yang sering pakai DeX, One UI 8.5 membawa penyempurnaan produktivitas yang pasti kamu suka. Sekarang, DeX bisa mengingat ukuran dan posisi jendela aplikasi kamu.
Jadi, kalau kamu buka aplikasi lagi, dia akan muncul persis di tempat kamu meninggalkannya, bikin pengalaman desktop kamu lebih konsisten. DeX juga dapat refresh visual kecil, sekarang ada gambar perangkat kamu di menu.
Di sisi aplikasi sistem lain, Device Care sekarang menunjukkan progress bar yang lebih lebar dengan persentase. Aplikasi Weather juga ditingkatkan, widget-nya sekarang bisa menunjukkan grafik kalau ada prediksi hujan dalam beberapa jam ke depan.
Bahkan, buat kamu yang punya alergi, fitur Pollen Index (Indeks Serbuk Sari) kembali, buat memberitahu kadar serbuk sari di udara (pohon, rumput, ragweed). Fitur lain yang enggak kalah penting adalah Partial Screen Recording, yang memungkinkan kamu memilih hanya bagian tertentu dari layar yang ingin kamu rekam.
Kesimpulan
One UI 8.5 benar-benar lebih dari sekadar pembaruan setengah tahunan. Dengan basis Android 16 QPR2, pembaruan ini membawa transformasi signifikan, terutama dalam filosofi antarmuka Samsung yang bergerak dari desain datar minimalis menuju pengalaman yang lebih dalam secara visual dan sangat terintegrasi dengan AI.
Mulai dari kustomisasi Panel Cepat yang akhirnya memberikan kebebasan penuh kepada pengguna, peningkatan Galaxy AI yang bikin editing foto jadi enggak putus-putus, sampai fitur keamanan canggih dan manajemen baterai baru seperti Network Battery Saver, One UI 8.5 ini adalah pembaruan software yang fokus banget pada peningkatan kualitas hidup pengguna.
Meskipun masih dalam fase Samsung One UI 8.5 Beta dan mungkin ada bug atau fitur yang hilang sementara, melihat daftar fiturnya yang bocor, kamu pasti setuju kalau ini adalah salah satu pembaruan One UI paling penting dalam beberapa tahun terakhir.
Jadi, kalau HP kamu memenuhi syarat, siap-siap buat merasakan perubahan besar ini!
FAQ
Apakah semua perangkat Galaxy akan mendapatkan semua fitur baru di One UI 8.5?
Enggak selalu. Samsung mungkin enggak membawa semua perubahan atau fitur yang ada di One UI 8.5 ke setiap perangkat yang menerima pembaruan. Fitur-fitur yang sangat bergantung pada Galaxy AI atau perangkat keras terbaru mungkin hanya tersedia untuk flagship yang lebih baru.
Apa yang dimaksud dengan fitur Failed Authentication Lock di One UI 8.5?
Failed Authentication Lock adalah fitur keamanan baru yang termasuk dalam Theft Protection.
Fungsinya adalah mengunci layar secara otomatis kalo ada terlalu banyak percobaan yang gagal untuk memverifikasi identitas pengguna (menggunakan PIN, sidik jari, atau pola). Ini berguna kalau HP kamu dicuri saat sedang tidak terkunci.
Kenapa Samsung menambahkan fitur Network Battery Saver?
Fitur Network Battery Saver ditambahkan untuk menawarkan daya tahan baterai yang lebih lama dengan membatasi penggunaan jaringan saat HP kamu enggak mungkin digunakan, misalnya saat kamu lagi tidur.
Fitur ini pakai Personal Data Intelligence untuk menganalisis pola penggunaan kamu dan menentukan waktu terbaik buat menghemat baterai tanpa mengorbankan fungsionalitas.
Apakah fitur kustomisasi Panel Cepat di One UI 8.5 sama seperti menggunakan Good Lock?
Tidak, ini lebih baik. Meskipun Good Lock (QuickStar) sudah membantu kustomisasi, Good Lock enggak bisa mengatasi batasan yang built-in di sistem inti One UI.
One UI 8.5 sekarang membawa kustomisasi penuh, termasuk kemampuan buat mengubah ukuran slider dan menghapus tombol yang enggak kamu mau, langsung ke pengaturan sistem utama.
Kapan One UI 8.5 versi stabil diharapkan rilis?
Versi stabil One UI 8.5 diperkirakan akan dirilis setelah peluncuran seri Galaxy S26, yang biasanya terjadi di akhir Januari atau awal 2026. Rollout ke perangkat Galaxy lama akan dilakukan secara bertahap setelah itu.









