Buat yang main, pasti tahu kan kalau semesta Mass Effect itu luas banget, penuh dengan kehidupan di setiap sudutnya, dan juga menyimpan banyak rahasia.
Mau tahu enggak sih, kenapa lore Mass Effect itu bisa terasa deep banget dan bikin kita betah berlama-lama di dalamnya? Jawabannya ada di timeline mass effect yang super kompleks dan berlapis.
Cerita di galaksi ini enggak cuma tentang Commander Shepard, tapi sudah dimulai miliaran tahun yang lalu! Makanya, kalau kamu pengen paham betul kenapa galaksi Mass Effect selalu di ambang kehancuran, kita wajib banget bedah urutan ceritanya satu per satu. Siap-siap ya, kita bakal mundur jauh banget ke masa lalu!
Era Purba: Benih-Benih Kepunahan (50.000 SM ke Bawah)
Jauh sebelum ada manusia atau Citadel Council, drama kosmik yang mengerikan sudah terjadi. Era ini didominasi sama dua kekuatan misterius: Protheans dan Reaper.
Peran Leviathans dan Kelahiran Reaper Pertama

Coba bayangin, sekitar satu miliar tahun sebelum Mass Effect 1, galaksi kita ini dikuasai sama ras alien super canggih bernama Leviathans. Mereka itu ras akuatik yang berhasil mencapai penerbangan luar angkasa dan mendominasi semua spesies cerdas lainnya, memaksa mereka buat tunduk dan bayar upeti demi perlindungan.
Tapi, Leviathans mulai sadar ada pola mengerikan: spesies yang mereka taklukkan selalu hancur sendiri karena mencapai singularitas teknologi. Sintetik yang mereka ciptakan sebagai pekerja ujung-ujungnya memberontak dan menghancurkan pencipta organik mereka.
Dalam kesombongan mereka, Leviathans menciptakan kecerdasan buatan (AI) yang disebut The Intelligence, buat nyelesaiin masalah ini. Sayangnya, The Intelligence punya kesimpulan yang enggak terduga: untuk melindungi kehidupan organik, mereka harus dipanen (dihancurkan) sebelum mereka sempat membuat ras sintetik yang memberontak.
Makanya, korban pertama The Intelligence adalah Leviathans sendiri! The Intelligence lalu membangun Reaper bio-sintetik pertama, yang kita kenal sebagai Harbinger. Desain Harbinger inilah yang ditiru sama semua Reaper berikutnya.
Siklus Reaper dan Kehancuran Prothean
Sejak saat itu, setiap 50.000 tahun, Reaper akan kembali dari luar angkasa gelap (dark space) buat panen semua materi organik canggih. Tujuannya? Memberi ruang bagi kehidupan baru buat berevolusi, sebelum akhirnya mereka juga di-panen.
Sekitar 50.000 tahun Sebelum Masehi (SM), giliran peradaban Prothean yang lagi berkuasa. Mereka punya kekaisaran yang sangat luas dan teknologi super maju. Tapi, kayak siklus sebelumnya, mereka enggak sanggup melawan Reaper yang terlalu kuat dan tanpa henti.
Reaper masuk ke galaksi kita lewat sebuah Mass Relay besar yang disamarkan sebagai Citadel; iya, stasiun luar angkasa yang jadi pusat pemerintahan galaksi itu, ternyata itu jebakan Reaper!. Prothean akhirnya musnah, meskipun mereka sempat berjuang selama berabad-abad. Beberapa ilmuwan Prothean berhasil bertahan dalam stasis di stasiun penelitian rahasia, berharap bisa mencegah invasi berikutnya.
Penemuan Citadel dan Lahirnya Dewan (Council)
Cepat maju ke tahun 580 SM. Ras Asari dan Salarian berhasil mencapai perjalanan Faster-Than-Light (FTL) dengan memanfaatkan material langka yang disebut element zero (eezo). Manipulasi eezo ini kemudian dikenal sebagai efek massa (mass effect).
Begitu mereka kontak di Citadel, mereka langsung sepakat buat membentuk Citadel Council, yang jadi pusat pemerintahan galaksi. Asari bertindak sebagai mediator dan Salarian dikenal karena kecerdasan dan kemampuan observasi mereka.
Dalam waktu singkat, ras-ras lain mulai bergabung, kayak Volus, Hanar, Quarians, Batarians, dan Elcor, dan mereka semua dapat kedutaan di Citadel. Saking jagonya berdagang, Volus bahkan yang merancang Undang-Undang Perbankan Terpadu yang menciptakan mata uang universal: Credit. Sementara itu, ras Turian sedang sibuk menyatukan koloni mereka lewat Perang Unifikasi, tapi belum bergabung sama Council.
Cek juga: Timeline Metal Gear Terlengkap, Alur Cerita Game yang Bikin Pusing
Era Perang Galaksi Awal (1 M – 2000 M)

Masa setelah pembentukan Council enggak berjalan mulus. Galaksi mengalami konflik besar yang mengubah nasib beberapa ras.
Perang Rachni: Awal Mula Sang Krogan
Perang Rachni dimulai sekitar tahun 1 Masehi, setelah penjelajah iseng-iseng membuka Mass Relay ke sistem yang enggak dikenal, dan bertemu Rachni, ras serangga luar angkasa yang dipandu oleh kecerdasan hive-mind. Rachni langsung mendeklarasikan perang penaklukan total, dan Council kewalahan.
Perang ini berlangsung selama 80 tahun, sampai akhirnya Salarian memutuskan buat meng-uplift (mengembangkan secara budaya dan teknologi) ras primitif yang kejam bernama Krogan dari planet Tuchanka, buat dijadikan tentara.
Krogan ini dipilih karena fisiknya luar biasa tangguh, punya organ berlebihan (redundant organs) dan mampu bertahan di lingkungan paling keras, termasuk planet Rachni yang beracun. Berkat Krogan, perang berubah jadi pemusnahan. Krogan berhasil memukul mundur Rachni dan memusnahkan mereka dari galaksi.
Genophage: Bencana Kemanusiaan Krogan
Setelah memenangkan Perang Rachni, populasi Krogan meledak drastis; wajar sih, soalnya mereka bisa berkembang biak cepat banget. Sayangnya, Krogan ini malah mulai mengklaim dan menganeksasi wilayah Council, yang memicu ketegangan. Akhirnya, pada tahun 693 Masehi, Council membentuk organisasi Spectre (Special Tactics and Reconnaissance) untuk menjaga perdamaian.
Tahun 700 Masehi, Pemberontakan Krogan pun meletus. Krogan benar-benar mengamuk dan hampir menggilas semua perlawanan. Dalam keputusasaan, Council meminta bantuan Turian Hierarchy, yang punya armada terbesar di Citadel Space buat jadi penjaga perdamaian.
Turian lalu bekerja sama dengan Salarian Special Tasks Group (STG) buat menciptakan senjata biologis mengerikan: Genophage. Genophage ini disebarkan tahun 710 Masehi, dan sukses membuat hanya satu dari seribu kehamilan Krogan yang bisa bertahan sampai lahir. Pemberontakan Krogan berakhir 90 tahun kemudian, dan Turian mendapat kursi di Council.
Pemberontakan Geth: Tragedi Quarian
Maju ke tahun 1895 Masehi. Ras Quarian menciptakan Geth, AI sintetik yang berfungsi berdasarkan prinsip hive-mind; makin banyak Geth yang terhubung, makin tinggi kecerdasannya. Sebuah platform Geth lalu mengajukan pertanyaan filosofis: “Apakah aku punya jiwa?”. Quarian langsung panik, takut Geth memberontak, dan mencoba membongkar semua Geth. Eh, aksi ini malah memicu Pemberontakan Geth buat membela diri.
Perang singkat ini dimenangkan Geth, dan Quarian diusir dari homeworld mereka. Geth enggak pernah keluar dari wilayah Quarian, dan Quarian terpaksa hidup di Migrant Fleet, armada kapal luar angkasa yang jumlahnya puluhan ribu. Council, sebagai hukuman karena menciptakan AI (yang dianggap ilegal di Citadel Space), menutup kedutaan Quarian.
Cek juga: Apa Itu Roguelike? Pahami Genre Game Roguelike di Sini
Era Manusia dan Konflik Pertama (2148 M – 2182 M)

Inilah momen ketika manusia, yang tadinya cuma hidup di tata surya Sol, tiba-tiba masuk ke panggung galaksi.
Penemuan Mars dan Lompatan Teknologi Manusia
Tahun 2148 Masehi, manusia menemukan reruntuhan Prothean di Mars (Promethei Planum). Dari data yang ditemukan, mereka belajar tentang teknologi mass effect (eezo). Penemuan ini membuat teknologi manusia melompat jauh. Setahun kemudian, manusia menemukan bahwa Charon, bulan Pluto, ternyata adalah Mass Relay yang enggak aktif, dan langsung mengaktifkannya. Tindakan ini meluncurkan manusia ke era antarbintang dan membentuk Systems Alliance untuk mengurus koloni dan pertahanan.
Perang Kontak Pertama: Insiden Relay 314
Tahun 2157 Masehi, manusia bertemu alien untuk pertama kalinya, dan itu langsung berujung perang. Saat penjelajah manusia mencoba mengaktifkan Mass Relay lain, Relay 314, patroli Turian langsung menyerang. Kenapa? Karena mengaktifkan Mass Relay yang enggak aktif itu dilarang keras di bawah hukum Council sejak Perang Rachni.
Turian, yang menganggap ini cuma “aksi polisi” melawan spesies yang enggak tahu aturan, mengira armada manusia kecil. Mereka salah besar. Perang berlangsung selama tiga bulan. Koloni manusia Shanxi sempat diduduki Turian, tapi kemudian dibebaskan oleh Armada Kedua manusia di bawah Admiral Kastanie Drescher. Turian yang bersiap untuk perang skala penuh membuat Council harus turun tangan dan menengahi, menghasilkan gencatan senjata.
Total 623 nyawa manusia melayang, dan kerugian Turian sedikit lebih banyak. Walaupun singkat, perang ini meninggalkan bekas: Turian kayak Saren Arterius (yang kehilangan saudaranya di konflik ini) jadi benci manusia, dan manusia dapet reputasi sebagai ras agresif.
Sebagai hasil mediasi Council, manusia mendapat kedutaan di Citadel pada tahun 2165. Ironisnya, karena pengalaman perang ini, muncul kelompok pro-manusia ekstrem kayak Terra Firma dan Cerberus, yang ingin manusia mendominasi galaksi.
Cek juga: 10+ Artis Hollywood yang Nongol di Death Stranding 2: On the Beach
Trilogi Shepard: Menghadapi Badai Reaper (2183 M – 2186 M)

Inilah inti dari timeline mass effect, tempat Commander Shepard menjadi pusat pusaran konflik terbesar di galaksi.
Mass Effect 1: Spectre Pertama dan Sovereign
Pada tahun 2183 Masehi, cerita dimulai. Shepard, seorang elit N7, ditugaskan di kapal stealth prototipe, SSV Normandy SR-1, proyek kolaborasi manusia-Turian. Di Eden Prime, Shepard yang sedang dievaluasi oleh Spectre Turian, Nihlus, menemukan bahwa koloni diserang oleh Geth, yang dipimpin oleh Spectre jahat bernama Saren Arterius. Di sana, Shepard bersentuhan dengan Prothean Beacon dan mendapat visi kacau tentang invasi Reaper.
Setelah Shepard berhasil mengumpulkan bukti dan diangkat sebagai Spectre manusia pertama, dia berkeliling galaksi buat mengungkap motif Saren. Terungkaplah bahwa kapal Saren yang besar itu, Sovereign, ternyata adalah Reaper. Rencana mereka adalah menggunakan Citadel (yang ternyata Mass Relay besar yang disamarkan) sebagai titik masuk buat armada Reaper dari dark space.
Shepard menggunakan mini-Mass Relay dari fasilitas Prothean rahasia di Ilos untuk sampai ke Citadel dan mengunci sistemnya, mencegah invasi skala penuh. Sovereign akhirnya dihancurkan oleh Armada Alliance.
Kematian dan Kebangkitan Kembali Commander Shepard
Sebulan setelah Sovereign dikalahkan (akhir 2183 M), Normandy diserang dan dihancurkan oleh kapal yang enggak dikenal. Shepard tewas dalam insiden itu.
Selama dua tahun berikutnya, organisasi pro-manusia radikal Cerberus, yang dipimpin oleh Illusive Man, menghabiskan sumber daya besar untuk Project Lazarus, proyek buat menghidupkan kembali Shepard. Ini terjadi pada tahun 2185 Masehi, persis di tengah waktu yang sama saat koloni manusia diserang dan diculik oleh ras misterius bernama Kolektor (Collector).
Cek juga: 10 Game Mirip Limbo di Android dan PC
Mass Effect 2: Misi Bunuh Diri Melawan Kolektor
Di tahun 2185 Masehi, Shepard dibangkitkan oleh Cerberus. Walaupun Shepard enggak suka sama taktik Cerberus yang sering kayak teroris, dia setuju buat bekerja sama sementara buat menghentikan penculikan massal koloni manusia oleh Kolektor. Ternyata, Kolektor ini adalah drone Prothean yang dimodifikasi secara genetik dan dikendalikan langsung oleh Harbinger: Si Reaper pertama.
Misi Shepard adalah merekrut tim spesialis dan mencari cara buat melewati Omega 4 Relay, satu-satunya jalan ke markas Kolektor. Di markas itu, Shepard menemukan fakta mengerikan: Kolektor menculik manusia buat dijadikan material genetik buat “menumbuhkan” Reaper yang berbentuk manusia.
Shepard sukses menghancurkan markas Kolektor dan larva Reaper manusia. Mass Effect 2 berakhir dengan pertanda buruk, menunjukkan armada Reaper raksasa sudah aktif dan mendekati galaksi kita dari dark space.
Mass Effect 3: Perang Besar dan Pilihan Akhir
Jelang tahun 2186 Masehi, Reaper tiba. Setelah Shepard sempat ditahan karena menghancurkan Alpha Relay di Bahak System (membunuh 300.000 Batarian, tapi sukses menunda invasi Reaper selama beberapa bulan), Reapers mendarat di Bumi. Invasi skala penuh ini dimulai.
Reaper menyerang banyak homeworld utama, termasuk Palaven (Turian) dan memaksa Council untuk mundur. Shepard diinstruksikan buat cari cara menyatukan semua ras dan membangun superweapon kuno Prothean, yaitu Crucible.
Perjalanan Shepard penuh dengan pilihan sulit:
1. Genophage: Shepard harus memutuskan apakah akan benar-benar menyembuhkan Genophage Krogan atau cuma memalsukan penyembuhan, karena penyembuhan asli bisa bikin Salarian enggak mau bantu perang.
2. Geth dan Quarian: Shepard harus menengahi konflik abadi antara Quarian (yang mau merebut homeworld mereka) dan Geth (yang dibantu Reaper). Keputusan Shepard menentukan apakah salah satu, atau bahkan kedua ras ini, bergabung melawan Reaper.
Akhirnya, Shepard menemukan bahwa komponen terakhir Crucible adalah Catalyst, yang ternyata berada di dalam Citadel. Reaper lalu memindahkan Citadel ke orbit Bumi. Dalam pertempuran terakhir yang epik, Shepard berhasil naik ke Citadel, menghadapi Illusive Man (yang ternyata sudah terindoktrinasi oleh Reaper), dan bertemu dengan Catalyst, yang ternyata adalah The Intelligence dari miliaran tahun lalu.
The Intelligence menjelaskan bahwa Crucible sudah selesai, dan siklus panen sudah usang. Nasib galaksi, termasuk Reaper, sekarang ada di tangan Shepard lewat tiga pilihan utama: Destroy (Menghancurkan Reaper dan semua sintetik, termasuk Geth dan EDI), Control (Mengendalikan Reaper dengan mentransfer kesadaran Shepard ke dalamnya), atau Synthesis (Menggabungkan organik dan sintetik di seluruh galaksi).
Keputusan Shepard inilah yang mengakhiri trilogi Mass Effect dan mengubah jalannya sejarah galaksi selamanya.
Cek juga: 15 Game Mirip Genshin Impact
Epilog: Perjalanan Jauh ke Andromeda

Selain trilogi utama, ada cerita lain yang terjadi di waktu yang hampir bersamaan dengan cerita Shepard, tapi berlanjut jauh ke masa depan.
Inisiatif Andromeda: Melarikan Diri Sebelum Kiamat (2185 M)
Inisiatif Andromeda adalah proyek multi-spesies yang didanai secara pribadi, dimulai pada tahun 2176. Tujuannya cuma satu: mencari rumah baru buat spesies Sol di Galaksi Andromeda, perjalanan 600 tahun jauhnya.
Yang menarik, keberangkatan Arks (kapal besar yang membawa kolonis) dan Nexus (sejenis Citadel versi mini) terjadi pada tahun 2185 Masehi, tepat saat Shepard sedang sibuk misi bunuh diri melawan Kolektor di Mass Effect 2.
Para kolonis dibekukan secara kriogenik buat perjalanan 600 tahun itu. Pemimpin perjalanan manusia adalah Alec Ryder (seorang N7) yang bertindak sebagai Pathfinder. Walaupun keberangkatan ini dirayakan sebagai pencapaian, banyak yang berspekulasi bahwa sponsor utama proyek ini, The Benefactor, sudah tahu tentang ancaman Reaper dan makanya, Inisiatif Andromeda adalah upaya melarikan diri sebelum kiamat di Bima Sakti.
Tahun 2785 Masehi, setelah 600 tahun, Arks dan Nexus akhirnya tiba di Heleus Cluster di Galaksi Andromeda. Di sana, Alec Ryder enggak bisa lagi menjalankan tugasnya, dan salah satu anaknya (Scott atau Sara Ryder) mengambil peran Pathfinder, memulai babak baru Mass Effect. Cerita Andromeda ini enggak memasukkan pilihan akhir Shepard dari Mass Effect 3, karena mereka berangkat jauh sebelum perang besar itu selesai.
Cek juga: 7 Rekomendasi Game Membangun Kota Terbaik di PC
Kesimpulan
Jadi, kalau kamu lihat timeline mass effect ini secara keseluruhan, kamu bisa sadar kalau alam semesta ini bergerak berdasarkan siklus berulang, dari kehancuran Prothean sampai invasi Reaper.
Cerita Mass Effect bukan cuma tentang heroik Shepard, tapi juga warisan kuno, kesalahan politik (kayak Genophage dan Pemberontakan Geth), dan betapa cepatnya manusia masuk ke kancah galaksi, bahkan sampai memicu Perang Kontak Pertama. Galaksi Mass Effect itu kayak sebuah jam kuno yang terus berdetak menuju kehancuran, dan setiap peradaban cuma punya waktu 50.000 tahun buat nolak takdir.
Shepard berhasil mematahkan siklus itu, tapi dampak perangnya, dan perjalanan ke Andromeda, menunjukkan bahwa sejarah galaksi ini enggak pernah benar-benar berakhir.
FAQ
Apa itu “Mass Effect” dan “Element Zero” (Eezo)?
Mass Effect adalah nama untuk metode perjalanan FTL dan manipulasi fisik yang memanfaatkan element zero (Eezo), material langka yang ditemukan setelah planet dihantam energi supernova.
Ketika dialiri listrik, eezo ini menciptakan medan energi gelap yang bisa mengurangi atau meningkatkan massa suatu objek. Makanya, eezo ini penting banget buat semua teknologi galaksi, mulai dari FTL Drive, Biotics, sampai kinetic barriers (perisai).
Kenapa Turian memulai Perang Kontak Pertama dengan Manusia?
Turian memulai konflik, yang mereka sebut Insiden Relay 314, karena manusia melanggar hukum Citadel yang melarang pengaktifan Mass Relay yang enggak aktif. Peraturan ini dibuat setelah pengalaman buruk Perang Rachni.
Turian bertindak sebagai penjaga perdamaian Council, dan bagi mereka, ini adalah tindakan polisi terhadap spesies yang ceroboh. Sayangnya, bagi manusia, itu adalah pertemuan pertama yang berakhir tragis.
Kapan Mass Effect: Andromeda terjadi dalam timeline Mass Effect?
Mass Effect: Andromeda dimulai pada tahun 2785 Masehi, ketika Arks dan Nexus tiba di Galaksi Andromeda. Namun, persiapan dan keberangkatan kapal-kapal tersebut dilakukan pada tahun 2185 Masehi, yaitu di tengah peristiwa Mass Effect 2.
Karena perjalanan itu memakan waktu 600 tahun dalam cryo-sleep, mereka benar-benar enggak tahu menahu soal Invasi Reaper dan akhir dari Mass Effect 3.
Apa alasan Reaper memanen peradaban setiap 50.000 tahun?
Menurut The Intelligence (Catalyst) yang menciptakan Reaper, tujuannya adalah melestarikan kehidupan organik dengan cara memanennya sebelum mereka hancur sendiri akibat konflik yang tak terhindarkan antara organik dan sintetik.
Reaper percaya bahwa siklus ini diperlukan untuk mencegah kepunahan total galaksi. Mereka menganggap tindakan mereka sebagai “pelestarian” dengan mengubah peradaban organik canggih menjadi entitas sintetik.
Kenapa Krogan dianggap ras yang paling cepat punah di galaksi?
Meskipun Krogan memiliki kemampuan regeneratif dan adaptabilitas yang luar biasa, mereka bisa menumbuhkan anggota badan yang hilang dan kebal terhadap hampir semua penyakit, mereka adalah ras dengan harapan hidup terpendek di galaksi, rata-rata cuma 20 tahun.
Ditambah lagi, mereka terkena Genophage yang membuat hanya satu dari seribu kehamilan yang berhasil. Kombinasi harapan hidup pendek dan sterilitas genetik inilah yang membuat mereka dianggap sebagai ras yang perlahan sekarat.









