Lagi nyari game baru buat nemenin rebahan? Kita semua pasti tahu, dong, sama Limbo. Itu lho, game puzzle-platformer yang grafisnya hitam putih doang, tapi atmosfernya itu lho, bikin bulu kuduk berdiri. Karakter kita cuma siluet anak kecil, enggak ada dialog, enggak ada petunjuk jelas, cuma lari dan mati berulang kali.
Seriusan, game ini sukses bikin banyak orang penasaran, LIMBO jenis game apa sih sebenernya? Tipe side-scroller yang fokus ke suasana mencekam dan teka-teki intelektual.
Makanya, begitu tamat, rasanya langsung kosong. Pengen lagi main game yang ngasih vibe serupa: minim narasi tapi emosional, bikin mikir keras, dan pastinya, punya atmosfer yang kuat banget. Udah kayak nonton film surreal tanpa suara, gitu.
Nah, ternyata di luar sana banyak banget lho, game mirip Limbo di Android dan PC yang kualitasnya enggak kalah keren. Kita udah kumpulin 10 game terbaik yang bisa kamu coba. Ada yang port ke hape, ada yang wajib main di PC. Siap-siap deh, buat masuk ke dunia-dunia gelap, indah, dan penuh teka-teki baru. Yuk, kita cek listnya!
- 1. Inside: Si Penerus Tahta Puzzle Horor dari Playdead
- 2. Little Nightmares 2: Aksi Lari dari Ancaman Mengerikan Mirip Limbo
- 3. GRIS: Game Mirip Limbo di Android dan PC, Estetik Penuh Emosi
- 4. The Swapper: Puzzle Kloning dan Eksistensialisme
- 5. Oddworld: New ‘n’ Tasty!: Pendahulu Genre Side-Scroller Ala Limbo
- 6. Never Alone (Kisima Ingitchuna): Bertahan Hidup di Tundra Arktik
- 7. Planet Alpha: Antidote Visual Penuh Warna
- 8. Another World (Out of This World): Kisah Petualangan Sinematik Klasik
- 9. Brothers: A Tale of Two Sons: Puzzle Platformer Penuh Air Mata
- 10. The Missing: J.J. Macfield and the Island of Memories: Puzzle Penuh Pengorbanan
- Kesimpulan: Mana yang Terbaik Buat Pemula atau Pro Game Mirip Limbo?
1. Inside: Si Penerus Tahta Puzzle Horor dari Playdead
Buat kamu yang udah tamat Limbo dan ngerasa kurang, coba deh main Inside. Game ini dibuat sama studio yang sama, Playdead, jadi enggak heran kalau vibe-nya 11-12. Inside ini kayak versi upgrade dari Limbo, tapi dengan cerita dan visual yang lebih deep.
Di sini, kamu juga mainin anak cowok tanpa nama yang kabur dari dunia distopia brutal. Latar belakangnya penuh mesin, anjing penjaga, dan makhluk laut aneh. Enggak ada teks atau dialog, kita cuma ngandelin visual dan audio buat bertahan. Serius, desain suara di game ini penting banget buat pecahin puzzle atau tahu kalau bahaya udah deket.
Kelebihan Inside:
• Gameplay Platforming Kelas Atas. Mekaniknya jauh lebih halus daripada Limbo.
• Dunia yang Dark dan Distopian. Visual 2.5D-nya keren banget dan terasa lebih realistis daripada Limbo.
• Audio yang Cerdas. Suara bukan cuma pelengkap, tapi kunci buat bertahan hidup.
• Transisi Sci-Fi yang Impactful.
Kalau ditanya, mana yang lebih baik, limbo atau inside? Jawabannya susah, sih. Tapi Inside tuh kayak mengambil semua yang terbaik dari Limbo; ketegangan dan puzzle, terus dibungkus pakai ambisi baru. Rasanya kayak no-brainer kalau kamu suka Limbo, wajib banget cobain ini.
Tips Main: Karena game ini sangat ngandelin pendengaran, mainnya pakai headset ya. Biar kamu bisa denger detail suara anjing menggonggong atau suara mesin berdengung yang jadi petunjuk.
Cek juga: 10 Game Android Alternatif Free Fire Bisa Offline yang Gak Makan Kuota!
2. Little Nightmares 2: Aksi Lari dari Ancaman Mengerikan Mirip Limbo
Kalau Limbo itu soal dread yang sunyi, Little Nightmares 2 ini soal horor yang lebih nyata, kayak mimpi buruk ala Tim Burton. Kamu main sebagai Mono, anak cowok yang ditemani Six (karakter dari game pertama) di dunia yang gelap dan dihuni ancaman-ancaman mengerikan.
Walaupun visualnya enggak monokrom kayak Limbo, atmosfernya sama-sama mencekam, penuh jebakan, teka-teki, dan penghuni yang bikin enggak nyaman. Game side-scroller ini bener-bener nekenin perasaan rapuh dan kecil di dunia yang terlalu besar dan bengis.
Kelebihan Little Nightmares 2:
• Atmosfer Horor yang Kental. Rasanya kayak dikejar monster raksasa terus.
• Penceritaan Minim Dialog. Cerita disampaikan lewat visual dan lingkungan, mirip Limbo.
• Desain Musuh yang Unsettling. Bikin kita harus main stealth dan mikir keras.
• Tersedia di PC dan Konsol Utama.
Game ini cocok banget buat kamu yang nyari game mirip Limbo tapi pengen unsur stealth dan dikejar-kejar yang lebih intens. Cuma hati-hati ya, kalau kamu main game ini, siap-siap aja kaget sama visualnya.
Komparasi Ringan: Kalau Limbo itu horor psikologis sunyi, Little Nightmares 2 ini horor anak kecil yang harus kabur dari bahaya fisik dengan visual yang lebih artsy.
Cek juga: 10 Game Mirip Minecraft yang Bisa Mabar Bareng Temen
3. GRIS: Game Mirip Limbo di Android dan PC, Estetik Penuh Emosi
Nah, ini nih, game yang bisa dibilang kebalikan visual dari Limbo, tapi punya kedalaman emosional yang sama. GRIS menggunakan gaya seni yang luar biasa indah, kayak lukisan cat air bergerak. Ini adalah “antidote visual” buat kamu yang udah capek sama dunia monokrom Limbo.
Ceritanya? Ini adalah perjalanan tentang kesedihan dan penyembuhan. Kamu mengontrol Gris, seorang gadis yang berusaha mendapatkan kembali suaranya yang hilang, dengan warna-warna yang perlahan kembali ke dunia abu-abu seiring berjalannya cerita. Walaupun puzzle-platforming-nya terbilang sederhana, ceritanya menyentuh banget, dan bikin kita mikir.
Kelebihan GRIS:
• Visual Watercolor yang Indah. Setiap frame itu beneran kayak lukisan.
• Fokus ke Emosi dan Healing. Lebih santai dari Limbo, ancaman fisiknya minimal, lebih ke psikologis.
• Penceritaan Tanpa Teks. Kita dibiarkan merenungkan pengalaman pribadi kita sendiri.
• Tersedia Luas di Android dan PC.
Kalau kamu lagi nyari game mirip Limbo yang punya silent storytelling tapi butuh sesuatu yang lebih relaxing dan visualnya bikin adem, Gris ini pilihan terbaik. Cocok banget buat dimainin santai di HP Android atau iOS kamu!
Alasan Masuk List: Karena Gris membuktikan kalau game puzzle platformer tanpa dialog bisa punya narasi yang kuat banget, kayak puisi visual.
Baca juga: Apa Itu Genre Game Roguelike?
4. The Swapper: Puzzle Kloning dan Eksistensialisme
The Swapper ini rilis beberapa tahun setelah Limbo dan langsung excel dengan ambisnya sendiri. Ini adalah platformer yang fokus ke atmosfer, seringkali membahas hal-hal eksistensial dan sureal.
Uniknya, aset di game ini dibuat dari tangan, lho! Katanya sih pakai tanah liat, jadi kamu bisa lihat detail bekas goresan pisau saat menjelajah stasiun penelitian yang ditinggalkan. Gameplay-nya melibatkan penggunaan kloning diri untuk memecahkan teka-teki yang memutarbalikkan gravitasi. Pokoknya bikin kepala pusing, tapi seru!
Kelebihan The Swapper:
• Ambience dan Art Style yang Timeless. Aset claymation (tanah liat)-nya unik.
• Puzzle Kloning yang Cerdas. Memanfaatkan klon dan gravitasi untuk maju.
• Misteri The Watchers. Ngerasa kayak sendirian di luar angkasa.
• Unsur Light Metroidvania.
Meskipun enggak tersedia di Android, buat pengguna PC yang suka puzzle berat dan suasana yang gloomy ala Limbo, The Swapper ini harus banget dicoba. Ini membuktikan kalau tim kecil (dibangun sama dua mahasiswa) bisa bikin game yang stand out.
Tips Main: Jangan boros klon! Kamu harus mikir ke depan karena puzzle-nya lumayan tricky.
5. Oddworld: New ‘n’ Tasty!: Pendahulu Genre Side-Scroller Ala Limbo
Oke, Oddworld: New ‘n’ Tasty! ini sebenarnya remaster dari game PS1 tahun 1997, Oddworld: Abe’s Oddysee. Tapi kenapa masuk list game mirip Limbo? Karena ini adalah salah satu pelopor awal genre side-scrolling platformer yang sukses sebelum Limbo datang.
Di game ini, kamu main sebagai Abe, Mudokon yang lemah dan ringkih, mencoba menyelamatkan teman-temannya dari pabrik daging yang mengerikan. Bedanya sama Limbo, Oddworld punya nada yang lebih vokal dan komedi. Tapi, atmosfernya? Sama-sama bleak dan memukau. Kamu bakal merasakan betapa rapuhnya Abe di dunia yang kejam.
Kelebihan Oddworld:
• Klasik yang Dibangkitkan Lagi. Pengaruhnya ke genre ini gede banget.
• Tersedia di Android dan PC. Cocok buat yang nyari game mirip Limbo di Android.
• Membangun Dunia yang Kaya. Dunianya sureal dan kelam.
• Elemen Puzzle Lingkungan yang Challenging.
Buat yang pengen coba game mirip Limbo dengan sedikit lebih banyak humor (walau gelap) dan sejarah, Oddworld ini pas banget. Biarin aja dia agak berisik, karena intinya sama: platforming, puzzle, dan bertahan hidup.
Tips Main: Di game ini ada fitur ‘GameSpeak’, kamu bisa berkomunikasi sama Mudokon lain. Gunakan ini buat bantu kamu kabur.
Cek juga: Deretan Game Mirip Growtopia Terbaik yang Bisa Kamu Jajal
6. Never Alone (Kisima Ingitchuna): Bertahan Hidup di Tundra Arktik
Ini game yang enggak cuma asyik dimainkan, tapi juga ngasih pelajaran sejarah. Never Alone adalah side-scroller indie yang ceritanya diambil dari kisah tradisional kelompok Alaska Natives Iñupiat.
Kamu bakal mengendalikan Nuna, seorang gadis muda, dan seekor rubah Arktik yang menggemaskan. Mereka berdua harus bekerja sama buat bertahan hidup di tengah tundra berbahaya. Ini kisah emosional tentang kerja sama dan ketahanan dalam kesulitan. Atmosfernya berbeda dengan Limbo (lebih ke alam yang dingin dan luas), tapi nuansa survival-nya sama.
Kelebihan Never Alone:
• Cerita Berdasarkan Budaya Nyata. Sangat powerful dan otentik.
• Fokus pada Kerja Sama (Co-op). Bisa main local co-op juga lho.
• Belajar Sejarah. Kamu bisa membuka video dokumenter yang nambah wawasan soal latar belakang budaya.
• Visual yang Menarik. Menggambarkan kehidupan di Arktik yang keras.
Kenapa masuk list game mirip Limbo? Karena game ini juga pakai puzzle-platforming sebagai media utama bercerita, dan fokus pada atmosfer kelangsungan hidup di lingkungan yang tidak ramah. Game ini tersedia di PC dan konsol, jadi gampang dicari!
Tips Main: Rubah punya kemampuan yang beda sama Nuna. Kamu harus sering-sering ganti karakter kalau main sendirian untuk memecahkan puzzle lingkungan yang ada.
7. Planet Alpha: Antidote Visual Penuh Warna
Capek lihat hitam-putih terus gara-gara game mirip Limbo? Coba deh main Planet Alpha. Game ini adalah kebalikan total dari visual monokrom Limbo. Di sini, kamu bakal diajak jalan-jalan ke dunia alien yang super vibrant dan berwarna-warni.
Meskipun warnanya jreng, gameplay-nya tetap side-scrolling dengan elemen puzzle dan platforming yang mirip. Kamu harus panjat tebing, loncat di daun-daun elastis, sambil menghindari robot jahat dan monster aneh. Keunikan utamanya: kamu bisa mengontrol siklus siang dan malam untuk memecahkan teka-teki.
Kelebihan Planet Alpha:
• Visual Super Vibrant. Benar-benar visual antidote buat Limbo.
• Mekanik Kontrol Siang-Malam. Ini adalah elemen puzzle yang unik.
• Aksi Menghindar yang Seru. Harus lincah buat ngindar dari robot dan binatang buas.
• Penceritaan Misteri Planet Liar.
Buat gamer PC atau konsol yang pengen gameplay side-scrolling ala Limbo tapi dengan palet warna yang memanjakan mata, Planet Alpha adalah taruhan terbaik kamu. Biarin aja dia enggak gelap, yang penting tegangnya ada.
Tips Main: Perhatikan bagaimana perubahan siang dan malam memengaruhi lingkungan dan musuh, itu kunci buat maju.
Cek juga: Kronologi Terlengkap Cerita Silent Hill (SH) yang Mengerikan
8. Another World (Out of This World): Kisah Petualangan Sinematik Klasik
Kita mundur jauh ke masa lalu. Another World, atau dikenal juga sebagai Out of This World, rilis pertama kali tahun 1991. Game ini dianggap sebagai salah satu game petualangan sinematik pertama.
Meskipun udah tua, art style rotoscoped dan score musik yang fantastis bikin game ini tetap timeless. Kamu main sebagai ilmuwan muda yang terlempar ke planet alien setelah eksperimen gagal. Game ini benar-benar bikin kamu merasa sendirian dan harus beradaptasi di dunia yang asing.
Kelebihan Another World:
• Art Style Rotoscoped yang Ikonik. Unik banget dan berhasil mengatasi usia game.
• Petualangan Sinematik. Nyeritain plot tanpa dialog dengan efektif.
• Tersedia Hampir di Semua Platform (termasuk Android dan PC). Cocok buat yang nyari game mirip Limbo di Android versi old-school.
• Penting dalam Sejarah Game.
Another World ini cocok banget buat yang pengen throwback ke awal mula genre puzzle-platformer sinematik. Rasanya kayak main sejarah. Biarin aja grafisnya agak rudimentary, tapi nilainya gede banget!
Alasan Masuk List: Karena game ini adalah nenek moyang dari pendekatan minimalist narrative yang dipakai Limbo dan Inside.
9. Brothers: A Tale of Two Sons: Puzzle Platformer Penuh Air Mata
Mungkin dari screenshot, kamu bakal mikir Brothers: A Tale of Two Sons ini game ceria. Salah besar! Walaupun 3D, game ini adalah puzzle-platformer kooperatif (yang bisa dimainkan sendirian dengan mengontrol dua karakter sekaligus) dengan narasi emosional yang mendalam tentang duka dan proses pendewasaan.
Kamu mengontrol kakak dan adik, masing-masing dengan satu thumbstick di controller. Kamu harus memecahkan teka-teki dengan menyinergikan gerakan mereka. Ini pengalaman push-pull yang fantastis. Semakin jauh kamu main, semakin jauh dari kesan ceria yang kamu lihat di awal.
Kelebihan Brothers:
• Mekanik Kontrol Dua Karakter yang Unik. Benar-benar bikin mikir dua langkah.
• Narasi Emosional yang Kuat. Tentang hubungan saudara, duka, dan perjuangan.
• Pengalaman Kooperatif yang Deep.
• Tersedia di PC dan Konsol.
Walaupun beda banget dari segi visual sama Limbo, game ini masuk karena sama-sama menyuguhkan cerita mendalam, wordless (kurang lebih), dan atmosfer yang berubah drastis jadi gelap seiring progres.
Tips Main: Main pakai controller adalah harga mati. Enggak kebayang susahnya kalau pakai keyboard karena kamu harus gerakin dua karakter bersamaan.
Baca juga: Kenapa LoL Lebih Populer dari Dota 2?
10. The Missing: J.J. Macfield and the Island of Memories: Puzzle Penuh Pengorbanan
Ini game platformer side-scrolling yang beneran unik dan agak gila. Dibuat oleh Swery65, otak di balik Deadly Premonition. The Missing terinspirasi dari sinema sureal dan Twin Peaks.
Karakter utamanya, J.J., sedang mencari kekasihnya yang hilang. Tapi buat memecahkan puzzle dan melewati rintangan, dia harus melukai dirinya sendiri, bahkan melepaskan anggota tubuhnya yang masih bisa dikendalikan! Kedengerannya sadis, ya? Tapi game ini punya narasi yang jujur dan sulit tentang penderitaan protagonis.
Kelebihan The Missing:
• Mekanik Puzzle Self-Harm yang Unique. Bikin kita mikir di luar kotak.
• Atmosfer yang Kuat dan Mencekam.
• Narasi yang Sulit dan Jujur.
• Cocok buat yang Cari Nuansa Sureal Ala Limbo.
Kenapa kita suka game ini dan masukin ke list game mirip Limbo? Karena ini game yang menantang pemainnya secara mental, enggak cuma soal skill platforming doang. Kalau kamu suka dengan game yang punya cerita gelap, atmosfer yang menggigit, dan teka-teki yang cerdas, jangan sampai kelewatan The Missing.
Kekurangan: Jujur, tema ceritanya agak berat dan bisa jadi trigger buat beberapa orang karena melibatkan konsep melukai diri sendiri. Makanya, siapkan mental kalau mau main game ini.
Cek juga: Daftar HP Chipset MediaTek Dimensity 9300 untuk Gaming
Kesimpulan: Mana yang Terbaik Buat Pemula atau Pro Game Mirip Limbo?
Gimana, banyak banget kan pilihan game mirip Limbo yang punya atmosfer keren dan puzzle yang bikin nagih?
Kalau kamu pemula dan baru mau nyoba vibe gelap tapi enggak mau terlalu stres kayak Limbo (karena Limbo suka bikin mati mendadak), kita rekomen banget Little Nightmares 2 atau GRIS. GRIS buat yang pengen emosional dan visualnya indah, Little Nightmares 2 buat yang pengen tegang tapi ceritanya lebih jelas. Apalagi GRIS itu game mirip Limbo di Android dan PC yang gampang banget diakses.
Tapi, kalau kamu udah Pro dan pengen tantangan yang lebih dalam lagi, no-brainer lah ya: mainin Inside.
Banyak yang nanya, Mana yang lebih baik, limbo atau inside? Mereka itu kayak dua sisi mata uang yang sama. Limbo adalah prototype yang sempurna, tapi Inside adalah penyempurnaan dari semua mekanik dan atmosfer itu. Kamu wajib mainin keduanya biar tahu evolusi game Playdead.
Udah siap kan, buat ngegali misteri dan mati-mati lucu lagi di game puzzle platformer sejenis Limbo? Coba deh salah satu dari 10 game di atas. Jangan lupa share artikel ini ke temen-temen kamu yang lagi nyari game bikin deg-degan!









