Urutan Chipset MediaTek Dimensity dari Flagship hingga Budget

Urutan Chipset MediaTek Dimensity

Pasti kamu sering bingung saat memilih smartphone baru dan melihat spesifikasi chipset MediaTek Dimensity kan?

Memang, milih HP dengan chipset MediaTek rasanya seperti membaca kode rahasia. Angka 9000, 8000, 7000, mana yang paling bagus, dan apa bedanya Dimensity 7050 dengan 1080?

Jangan khawatir, kamu enggak sendirian! MediaTek emang sudah punya nama di industri chipset mobile mulai dari kelas flagship hingga yang ramah di kantong. Namun, sistem penamaannya kadang bisa bikin pusing tujuh keliling.

Anggap saja chipset itu seperti mesin mobil. Kita perlu tahu apakah kita sedang membeli sedan sport super cepat, mobil keluarga yang efisien, atau mobil off-road yang tangguh.

Dengan memahami urutan chipset MediaTek Dimensity, kita bisa memastikan bahwa smartphone yang kita pilih memiliki “mesin” yang tepat sesuai kebutuhan, tanpa perlu membayar mahal untuk performa yang sebenarnya enggak kita gunakan.

Mengapa Memahami Urutan Chipset MediaTek Itu Penting?

Memahami hirarki Dimensity sangat krusial, terutama karena perusahaan ini sering melakukan rebrand pada produk lamanya.

Misalnya, Dimensity 7050 pada dasarnya adalah Dimensity 1080 yang diberi nama baru, meskipun angka 7050 mungkin terdengar lebih unggul. Jika kamu enggak melakukan riset mendalam, kamu bisa tertipu oleh angka-angka yang menyesatkan ini.

Dimensity: Dari Nol Menjadi Penguasa Pasar Mobile

MediaTek, sebagai produsen chip asal Taiwan, telah mencetak prestasi luar biasa. Kita tahu MediaTek sudah lama berkiprah, bahkan dengan seri Helio (G, P, X) di masa lalu.

Namun, seri Dimensity lah yang benar-benar membawa MediaTek ke panggung global, terutama sejak diperkenalkannya Dimensity 5G chip family. Chipset ini bukan hanya untuk smartphone, lho, tapi juga untuk PC, router, hingga perangkat kesehatan dan kebugaran pintar.

Bahkan, MediaTek kini menjadi pemasok chip terkemuka di dunia untuk TV pintar dan tablet Android. Mereka membawa teknologi 5G kelas flagship ke pasar massal, memungkinkan semua orang merasakan kekuatan konektivitas super cepat.

Tabel Daftar Chipset MediaTek Dimensity

Secara umum, chipset MediaTek Dimensity dibagi menjadi empat tingkat, di mana seri 9000 itu paling premium (flagship), lalu turun ke seri 8000 (kelas atas), seri 7000 (menengah), dan seri 6000 (murah/hemat).

Chipset Seri Chipset Spesifik Waktu Rilis/Tahun Kategori Performa (Untuk Siapa?) Detail
Dimensity 9000 Series Dimensity 9500 2025 Flagship (Paling Gahar dan Future-Proof) Ini chip terkuat dan tercanggih di seri Dimensity. Performa single-core dan multi-core 32% dan 21% lebih cepat dari kompetitor utamanya (Snapdragon 8 Elite). Cocok buat gaming kelas konsol karena sudah dukung teknologi Raytracing. Dibuat dengan proses 3nm TSMC. Bisa tangkap foto hingga 320MP dan rekam video 8K/60FPS.
Dimensity 9400 Diumumkan Oktober 2024 Flagship (Kelas Atas Banget) Menawarkan performa cutting-edge untuk HP high-end. Dibangun di proses 3nm TSMC. Punya arsitektur ‘All-Big-Core’ yang fokus ke performa tinggi. Jauh lebih cepat dari 9300 (skor AnTuTu tembus 3 juta). Mantap buat gaming berat dengan hardware-accelerated ray tracing.
Dimensity 9300 Diumumkan November 2023; Dirilis Maret 2024 Flagship (Performa Stabil) Chip pertama yang pakai arsitektur All-Big-Core. Performa multi-core lebih efisien dan lebih baik dari Snapdragon 8 Gen 3. Sangat stabil buat gaming berat seperti Genshin Impact dengan FPS konsisten.
Dimensity 8000 Series Dimensity 8400 2025 Upper Mid-Range (Performa Flagship Murah) Ini titik tengah yang pas: dapat performa flagship-grade tapi harganya gak terlalu mahal. Dibuat dengan proses 4nm TSMC. Mendukung memori cepat LPDDR5X dan UFS 4. Cocok buat yang mau HP ngebut tanpa bikin kantong bolong.
Dimensity 8300 Ultra/8300 2024 Upper Mid-Range (Paling Kuat di Seri 8000) Termasuk yang paling baru dan powerfull di lini 8000. Performa AnTuTu sangat tinggi, bahkan bisa mengalahkan chip Dimensity 9200 (skor 1.44 juta). Dibuat dengan 4nm generasi kedua TSMC.
Dimensity 8100/8000 Diumumkan Maret 2022 Upper Mid-Range (Awal Sweet Spot) Chip yang efisien (dibuat dengan 5nm TSMC). Dikenal karena rasio harga-ke-performa yang bagus. Sudah dukung Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3.
Dimensity 7000 Series Dimensity 7350 2025 Mid-Range (Performa Handal) Dirancang untuk memberikan performa yang dapat diandalkan tanpa mahal. Dibuat dengan proses 4nm TSMC. Kamera bisa dukung sensor 200MP dan rekam video 4K/60fps. Sudah dukung Full 5G.
Dimensity 7200 Termasuk new, efficient 4nm-based processors Mid-Range (Baru & Efisien) Memberikan performa bagus, tampilan layar mulus (fluid displays), dan efisiensi daya yang baik.
Dimensity 6000 Series Dimensity 6400 2025 Budget (5G Murah & Irit Baterai) Tujuan utamanya adalah membawa 5G ke HP harga terjangkau. Dibuat dengan proses 6nm. Performa harian lumayan dan irit baterai (UltraSave 3.0+ memotong konsumsi daya 5G hingga 20%). Dukung kamera hingga 108MP dan layar 120Hz FHD+.
Seri Lama/Rebrand Dimensity 1200 Dirilis sebelum seri 8000/9000 Upper Mid-Range Lama Dulu dianggap flagship-grade (sebelum ada seri 9000/8000). Desain 6nm. Sering di-rebrand menjadi chip seri 8000 yang lebih baru, seperti Dimensity 8050.

Tier 1: Performa Puncak untuk Kelas Flagship (Seri Dimensity 9000 ke atas)

gambar ilustrasi chipset mediatek seri 9000

Inilah kasta tertinggi chipset MediaTek. Seri 9000 ditujukan untuk smartphone high-end, memberikan performa mutakhir yang menantang rival utama, Qualcomm Snapdragon. Kebanyakan chipset di sini mencetak skor AnTuTu di atas 1 juta, bahkan yang terbaru bisa menembus 4 juta (AnTuTu V11).

Dimensity 9500: Raja Baru dengan Arsitektur dan AI Terkini

Dimensity 9500 diklaim MediaTek sebagai Dimensity yang paling kuat dan mampu yang pernah dibuat. Chipset ini merupakan perpaduan elit antara CPU, GPU, dan NPU yang menjanjikan performa tak tertandingi.

Detail CPU dan Fabrikasi 3nm yang Efisien

Dimensity 9500 dibuat menggunakan proses fabrikasi 3nm TSMC (N3P), menjadikannya sangat efisien dan bertenaga. Arsitektur CPU-nya menggunakan desain All Big Core generasi ke-3 dari MediaTek, yaitu seri C1 terbaru Arm, yang diklaim memberikan peningkatan IPC (Instruksi per siklus) 10% dibandingkan generasi sebelumnya.

Struktur CPU octa-core-nya mencakup 1x Arm C1-Ultra (hingga 4.21GHz), 3x C1-Premium (hingga 3.50GHz), dan 4x C1-Pro (hingga 2.70GHz). Peningkatan ukuran cache di dalam chip, termasuk cache L1 100% lebih besar dan cache L3 33% lebih besar, juga turut mempercepat kinerja dan meningkatkan efisiensi daya. Dalam pengujian Geekbench 6.4 resmi, 9500 mencetak skor single-core 4.007 dan multi-core 11.217.

Chipset ini juga menjadi yang pertama mendukung UFS 4.1 (4-jalur), yang dua kali lebih cepat dalam kecepatan data sekuensial.

Cek juga: Perbandingan Samsung Galaxy Z Fold7 vs Z Fold6

Pengalaman Gaming Konsol dan Ray Tracing Revolusioner

Di sektor grafis, Dimensity 9500 memperkenalkan Arm Mali-G1 Ultra MC12 GPU. Chipset ini membawa dua fitur first-to-market yang menarik: dukungan Vulkan Raytracing Pipeline untuk pengalaman gaming yang lebih realistis, dan integrasi native Unreal Engine 5.5+ yang memungkinkan fidelitas visual tingkat konsol, termasuk teknologi seperti MegaLights dan Nanite.

MediaTek mengklaim peningkatan kinerja GPU hingga 33% dan kinerja ray tracing hingga 119% lebih baik dibandingkan flagship Dimensity generasi sebelumnya. Selain itu, Dimensity 9500 dilengkapi NPU 990, yang dua kali lebih kuat dari generasi sebelumnya, mampu melakukan pembuatan video on-device dan pelatihan LoRA. Konektivitasnya juga sudah mendukung Wi-Fi 7.

Dimensity 9400: Kekuatan Pemrosesan 3nm dan Perekaman 8K/60fps

Tepat di bawah 9500, Dimensity 9400 adalah chipset flagship yang diluncurkan pada Oktober 2024. Dibangun di atas proses 3nm N3P TSMC, 9400 menghadirkan CPU octa-core yang brutal, menampilkan core Cortex-X925 (3.63GHz), tiga core Cortex-X4 (3.3GHz), dan empat core Cortex-A720 (2.4GHz).

Untuk visual, ada Immortalis-G925 GPU yang mendukung ray tracing dengan akselerasi perangkat keras, memberikan visual mirip konsol bagi para gamer mobile. Kemampuan kamera juga fantastis: mendukung sensor 320MP dan mampu merekam video 8K pada 60fps. NPU 890-nya memungkinkan peningkatan AI secara real-time. Secara benchmark, 9400 menunjukkan peningkatan substansial atas pendahulunya, 9300.

Dimensity 9300: Arsitektur ‘All-Big-Core’ yang Revolusioner

Dimensity 9300 mencapai tonggak sejarah karena merupakan chip Android flagship pertama yang mengadopsi desain CPU ‘All-Big-Core’, menanggalkan core CPU kecil yang biasanya digunakan untuk tugas berintensitas rendah. MediaTek berevolusi karena mereka mengamati bahwa jangkauan efisiensi daya dari core kecil (min-gear) semakin mengecil di generasi flagship sebelumnya.

Dengan empat core Cortex-X4 dan empat core Cortex-A720, Dimensity 9300 dirancang untuk memenuhi tuntutan Thread Level Parallelism (TLP) yang semakin tinggi dari game modern (seperti “Genshin Impact”) dan penggunaan multi-window pada perangkat lipat.

Dalam evaluasi pihak ketiga, 9300 bahkan menunjukkan kinerja multi-core yang lebih besar daripada Snapdragon 8 Gen 3, dan memberikan frame rate yang lebih stabil pada konsumsi daya yang lebih rendah saat bermain Genshin Impact. Chipset ini menggunakan proses 4nm TSMC dan GPU Immortalis-G720.

Seri 9000 dan 9200 (yang menggunakan Immortalis-G715 GPU) melengkapi jajaran flagship ini, di mana Dimensity 9000 adalah chip smartphone 4nm-kelas TSMC N4 pertama di dunia.

Baca juga: Daftar HP Chipset MediaTek Dimensity 9300

Tier 2: Kelas Premium Menengah (Seri Dimensity 8000)

gambar ilustrasi chipset mediatek seri 8000

Seri Dimensity 8000 adalah “titik manis” bagi konsumen. Seri ini menawarkan daya kelas flagship tanpa harus membayar harga premium. Mereka menargetkan segmen affordable flagship (andalan terjangkau) dan dikenal karena rasio harga-terhadap-performa yang baik.

Dimensity 8400 & 8300: Sweet Spot Performa Tinggi

Dimensity 8400, misalnya, dibuat pada proses 4nm N4P TSMC, menyeimbangkan efisiensi dan performa mentah. CPU octa-core pada 8400 menampilkan delapan core Cortex-A725 (hingga 3.25 GHz), dan GPU Mali-G720 MC7 menjaga gaming tetap lancar. Seri ini mendukung RAM LPDDR5X dan UFS 4.

Dimensity 8300 dan 8300 Ultra bahkan lebih baru dan kuat di kategori ini, dibangun di atas proses fabrikasi 4nm generasi kedua TSMC. Chipset 8300 Ultra, yang ditemukan di ponsel seperti Poco X6 Pro, mencetak skor AnTuTu lebih dari 1.4 juta, bahkan mengungguli Dimensity 9200 yang merupakan chipset flagship lama.

Baca juga: Ini Cara Menghitung PPI Layar Gadget Kamu

Dimensity 8100/8000: Performa Efisien 5nm

Seri Dimensity 8100 dan 8000 yang lebih tua dibangun menggunakan proses produksi TSMC N5 (kelas 5nm) yang ultra-efisien. Chipset ini memiliki arsitektur CPU octa-core dengan core Arm Cortex-A78 (hingga 2.85GHz pada 8100) dan core Cortex-A55, dilengkapi dengan GPU Arm Mali-G610.

Keduanya mendukung memori LPDDR5 dan penyimpanan UFS 3.1. Dimensity 8100 sendiri memiliki sedikit keunggulan performa dibandingkan 8000 karena kecepatan clock core performanya yang lebih tinggi. Seri 8000 ini menargetkan pasar upper end segmen menengah.

Perlu dicatat juga bahwa seri Dimensity 1200 dan 1100, yang dulunya dianggap flagship karena desain 6nm mereka, kini telah bergeser ke kategori upper mid-range (Tier 2) karena munculnya generasi baru yang lebih unggul.

Tier 3: Performa Andal untuk Kelas Menengah (Seri Dimensity 7000 dan Rebrand)

gambar ilustrasi chipset mediatek seri 7000

Kategori ini adalah tempat MediaTek menempatkan chipset yang memberikan kinerja andal untuk tugas sehari-hari dan gaming tanpa membebani kantong secara berlebihan. Chipset di sini sebagian besar adalah seri Dimensity 7000, meskipun banyak juga rebrand dari seri 800, 900, dan 1000 yang lebih tua.

Seri 7000 Terbaru: Efisiensi 4nm Tanpa Menguras Kantong

Seri 7000 terbaru, seperti Dimensity 7350 dan 7200, adalah pemain utama di sini. Dimensity 7350, misalnya, dibangun di atas proses 4nm TSMC dan menampilkan dua core Cortex-A715 (2.8GHz) dengan enam core Cortex-A510. GPU-nya adalah Arm Mali-G610 MC4.

Chipset ini mampu mendukung sensor kamera 200MP dan merekam video 4K pada 60fps. Sementara itu, Dimensity 7200/Ultra/Pro juga dibangun pada proses 4nm generasi kedua.

Baca juga: Semua Spesifikasi dan Fitur iPhone 17 Series

Waspada Nomenklatur: Ketika Seri Lebih Tinggi Belum Tentu Lebih Bagus

Inilah ranah yang paling membingungkan. Performa chip di sini sering kali enggak konsisten dengan penamaannya. Contoh klasik adalah Dimensity 7050 yang sebenarnya adalah rebrand dari Dimensity 1080, dibuat pada proses 6nm. Sementara itu, Dimensity 7020 adalah rebrand dari Dimensity 930.

Meskipun chip ini menawarkan kinerja yang cukup memadai dan mendukung 5G, mereka sering kali hanya mengalami kemajuan marginal dibandingkan pendahulunya, tetapi dipasarkan dengan angka seri 7000 untuk menciptakan kesan inovasi terus-menerus.

Jika kita melihat perbandingan performa AnTuTu, Dimensity 7350 (sekitar 770K) dan 7200 (sekitar 720K) jauh melampaui Dimensity 7050 (sekitar 603K), yang memperkuat fakta bahwa angka seri Dimensity di kelas menengah dan budget harus diwaspadai.

Tier 4: Pilihan Ekonomis dengan Dukungan 5G (Seri Dimensity 6000)

gambar ilustrasi chipset mediatek seri 6000

Seri 6000 adalah upaya MediaTek untuk membawa teknologi 5G ke segmen paling terjangkau. Chipset ini biasanya dibangun pada proses 6nm atau 7nm.

Fokus pada Efisiensi Daya dan Fitur Esensial

Chipset terbaru di kategori ini, seperti Dimensity 6400 (6nm), menggabungkan dua core Cortex-A76 (2.5GHz) dengan enam core Cortex-A55 (2.0GHz). Performa hariannya memadai sambil menjaga konsumsi daya. Chipset ini mendukung kamera hingga 108MP dan layar FHD+ (2520 × 1080) dengan refresh rate hingga 120Hz.

Hal yang menarik dari seri ini adalah fokusnya pada efisiensi daya 5G. Teknologi UltraSave 3.0+ pada seri 6000 dapat memangkas konsumsi daya 5G hingga 20% dibandingkan solusi pesaing, memberikan daya tahan baterai yang lebih baik.

Chipset lain di kategori ini, seperti Dimensity 6300 dan 6080/6100+, juga menawarkan performa dasar yang baik untuk penggunaan sehari-hari. Dimensity 6100+/6020 adalah rebrand dari Dimensity 700, yang dulunya membawa 5G ke ponsel kelas menengah-bawah dengan efisiensi daya 7nm.

Baca juga: Perbandingan Samsung A56 vs Samsung A55, Mana yang Lebih Worth It?

Kesimpulan: Memilih Chipset Sesuai Kebutuhan Kamu

Memilih chipset MediaTek gak harus menjadi teka-teki yang sulit, meskipun MediaTek sendiri terkadang membuat penamaan terasa seperti labirin, ya kan?.

Secara umum, aturannya cukup jelas di tingkat atas: Seri Dimensity 9000 (9500, 9400, 9300) adalah taruhan terbaikmu untuk performa flagship absolut, dirancang untuk gaming berat, AI tingkat lanjut, dan videografi profesional. Di bawahnya, Seri 8000 (8400, 8300, 8100) menawarkan keseimbangan performa premium dengan harga yang lebih terjangkau, cocok untuk pengguna yang ingin kekuatan mendekati flagship tanpa mengorbankan seluruh tabungan.

Namun, ketika kamu mulai menelusuri Dimensity Seri 7000 dan 6000, yang menempati segmen menengah dan budget, kamu harus lebih berhati-hati. Jangan hanya terpaku pada angka modelnya! Dimensity 7200/7350 yang lebih baru (4nm) jauh lebih efisien dan kuat daripada banyak chip rebrand dengan angka yang lebih tinggi di kategori tersebut (seperti 7050 atau 7030).

Intinya, chipset terbaik bukanlah yang selalu memiliki angka tertinggi. Tapi, chipset terbaik adalah yang memberikan performa yang kamu butuhkan dengan harga yang kamu mampu. Jadi, lakukan riset mandiri, bandingkan benchmark (seperti AnTuTu atau Geekbench), dan baca ulasan mendalam sebelum kamu memutuskan untuk membeli smartphone MediaTek di kelas menengah atau budget. Dengan begitu, kamu gak akan salah memilih “mesin” untuk perangkat barumu!

FAQ

1. Apa perbedaan mendasar antara Seri Dimensity 9000 dan Seri 8000?

Perbedaan mendasarnya terletak pada target pasar dan teknologi mutakhir. Seri 9000 adalah flagship (Tier 1), menggunakan proses fabrikasi paling canggih (seperti 3nm pada 9500 dan 9400) dan menyertakan core CPU tercepat (Cortex-X Ultra) serta GPU kelas atas (Immortalis) untuk kinerja maksimal dan fitur seperti 8K/60fps. Sementara itu, Seri 8000 (Tier 2) adalah upper mid-range atau affordable flagship, menyeimbangkan performa tinggi dengan efisiensi daya yang sangat baik, seringkali dibangun di atas proses 4nm atau 5nm (8100/8000).

2. Apa yang dimaksud dengan arsitektur ‘All-Big-Core’ pada Dimensity 9300?

Arsitektur ‘All-Big-Core’ pada Dimensity 9300 adalah desain revolusioner di mana chipset tersebut menghilangkan core CPU kecil (little cores atau min-gear) yang biasanya ada untuk tugas berintensitas rendah, dan menggantinya dengan core besar yang lebih efisien. Desain ini memungkinkan kinerja multi-thread yang lebih baik dan konsisten, terutama untuk gaming dan multitasking berat pada perangkat lipat, tanpa mengorbankan efisiensi daya secara signifikan pada rentang performa rendah.

3. Bagaimana cara membandingkan chipset Dimensity yang rebrand seperti Dimensity 7050?

Cara terbaik adalah mengabaikan angka seri 7000 atau 6000 yang baru dan mencari tahu chipset asli dari rebrand tersebut. Misalnya, Dimensity 7050 adalah rebrand dari Dimensity 1080. Kemudian, bandingkan spesifikasi teknis (seperti proses fabrikasi, core CPU, dan GPU) serta hasil benchmark AnTuTu. Sebagai aturan praktis, chipset Dimensity Seri 7000 dan 6000 yang dibuat pada proses 4nm (seperti 7350/7200) umumnya lebih efisien dan kuat daripada chip 6nm atau 7nm yang di-rebrand.

4. Apakah chipset MediaTek Dimensity lebih baik dari Snapdragon untuk gaming berat?

Meskipun chipset Dimensity terbaru, seperti Dimensity 9500, telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam kinerja CPU dan GPU, bahkan mengungguli pesaing dalam benchmark tertentu, Qualcomm seringkali masih memiliki keunggulan dalam optimasi software gaming karena adopsi Adreno GPU mereka yang luas. Namun, MediaTek terus menutup kesenjangan ini dengan teknologi seperti HyperEngine, yang meningkatkan responsivitas dan konektivitas, dan dukungan ray tracing berbasis Vulkan. Pilihan akhir tergantung pada optimasi spesifik game yang kamu mainkan.

5. Selain Dimensity, apakah MediaTek memproduksi chipset untuk perangkat lain?

Ya, tentu saja! MediaTek adalah pemasok chip yang sangat besar. Selain Dimensity untuk smartphone 5G, MediaTek juga memiliki seri chip Kompanio untuk Chromebook, dan mereka adalah penyedia chip terkemuka untuk Smart TV, tablet Android, speaker pintar, dan berbagai perangkat IoT dan konektivitas rumah (seperti Wi-Fi 6/7). Di masa lalu, mereka juga terkenal dengan seri Helio (G, P, X) untuk smartphone 4G.

Prepared by:

Share: