Kita sering banget dengar soal keunggulan fitur Android di Google Pixel, padahal Samsung punya pangsa pasar yang jauh lebih luas.
Banyak yang lupa kalau di balik aplikasi Google yang terpasang di HP Samsung, ada fitur-fitur eksklusif buatan Samsung yang justru seringkali lebih ‘nendang’ dibanding alternatif yang ditawarkan Pixel. Yuk, kita bahas beberapa fitur yang bikin Samsung terasa lebih unggul.
Menambah Jadwal di Samsung Calendar
Google kok belum kepikiran ya?

Google Calendar memang standar banget dan hampir semua orang pakai. Aplikasi Android-nya pun oke, jadi wajar kalau orang malas ganti. Tapi, setelah nyobain aplikasi kalender bawaan Samsung, aplikasi Google jadi terasa agak terlalu simpel.
Samsung Calendar jadi favorit saya karena satu fitur kunci. Kalau mau nambah jadwal, saya tinggal ketik di kolom pencarian, misalnya: “Latihan piano jam 4 sore tiap Selasa”. Secara otomatis, aplikasi bakal mengisi semua detail jadwalnya buat kita. Sesimpel itu.
Fitur AI Lokal di Samsung Gallery
Gak perlu repot upload ke Google Photos

Meskipun Google Photos bisa dipakai di Samsung, jangan buru-buru hapus Samsung Gallery. Aplikasi ini gak maksa kita buat langganan cloud tiap kali memori penuh. Fokus utamanya adalah foto yang ada di HP kita, tapi fiturnya tetep canggih.
Samsung Gallery punya Object Eraser bawaan yang sangat berguna. Belum lagi integrasi AI di perangkat yang bikin pencarian foto jadi gampang banget, cukup cari objek atau orang yang sudah kita tandai. Fitur OCR buat menyalin teks dari foto juga terasa sangat natural dan cepat.
Integrasi Smart Home di Samsung SmartThings
Punya Pixel pun, mending pakai ini dibanding Google Home

Saat beli lampu pintar, biasanya kemasannya bilang ‘Works with Google Home’. Tapi jujur saja, platform smart home Google itu salah satu yang paling terakhir saya rekomendasikan. Dukungan mereka buat standar baru seperti Matter sering terasa lamban, apalagi transisi dari Google Assistant ke Gemini malah bikin banyak pengguna bingung.
Sebaliknya, Samsung SmartThings itu sangat responsif dan terus update. Pengalaman penggunaannya konsisten dan jauh lebih reliabel. Kalau kamu butuh opsi yang berbasis cloud, SmartThings jelas pilihan yang jauh lebih matang saat ini.
Bixby Lebih Jago Urus Perangkat
Gemini mungkin pintar, tapi Bixby lebih praktis

Saya akui, Gemini sebagai teknologi AI memang impresif, apalagi untuk fitur seperti pengenalan tulisan tangan di Gboard. Tapi kalau buat urusan perintah langsung di HP, Gemini sering bikin gemas. Bixby justru punya keunggulan di sini.
Dari dulu, Bixby dirancang buat mengontrol HP. Kalau saya minta Bixby mencerahkan layar, ya layarnya langsung terang. Kalau minta hal yang sama ke Gemini, dia malah buka halaman pengaturan sistem dan nyuruh saya geser bar kecerahannya sendiri. Capek, kan?
Keunggulan Samsung Keyboard dibanding Gboard
Google memang jago, tapi Samsung punya trik rahasia

Waktu saya pakai Samsung Galaxy Z Fold 6 sebagai perangkat kerja utama, saya hampir selalu pakai Samsung Keyboard. Integrasinya dengan One UI itu juara, tapi ada fitur lain yang bikin saya makin betah.
Fitur Text Shortcuts adalah contohnya. Buat saya yang sering ngetik caption panjang, cukup buat pintasan seperti “bkhtg” dan teksnya langsung muncul otomatis. Gboard memang punya kamus pribadi, tapi harus milih dulu dari saran kata, bukan langsung ganti teks otomatis.
Saya juga suka banget sama clipboard di Samsung. Di Gboard, clipboard bakal terhapus otomatis setelah satu jam kecuali kita pin. Di Samsung, riwayat copas bisa bertahan jauh lebih lama. Memang ini masalah preferensi privasi, tapi buat produktivitas, Samsung menang telak.
Aplikasi Samsung bukan sekadar bloatware
Banyak orang bilang aplikasi bawaan Samsung itu cuma jadi beban. Padahal, kalau mau dicoba dulu, banyak aplikasi Samsung yang justru jadi yang terbaik di ekosistem Android. Jadi, jangan buru-buru dinonaktifkan sebelum kamu merasakan sendiri kemudahannya.









