Deretan Game Mirip Growtopia Terbaik yang Bisa Kamu Jajal

alternatif game selain growtopia

Eh, kamu pasti kenal banget kan sama Growtopia (GT)? Itu lho, game sandbox MMO gratis yang kasih kita kebebasan hampir tanpa batas buat bikin dunia sendiri, customizing karakter, dan seru-seruan bareng teman.

Cuma, kayak hubungan yang udah lama, kadang kita capek juga. Makanya, enggak heran kalau banyak gamer yang mulai nyari “pelarian” atau alternatif, alias game mirip Growtopia yang bisa kasih pengalaman yang sama serunya, atau bahkan lebih baik, apalagi kalau bisa ngasih vibe nostalgia GT sebelum era 2017.

Kenapa sih game kayak Growtopia ini laris manis? Market game sandbox aja diprediksi bisa nyentuh $200 juta di tahun 2031! Ini jelas nunjukin kalau semua orang suka banget sama kebebasan kreatif yang ditawarin game-game ini. Gaya bermainnya itu loh, enggak linear, dunianya terbuka, bikin kita bisa santai sambil explore apa aja.

Jadi, kalau kamu lagi pusing sama Growtopia yang sekarang dan butuh refreshing breath of the wild new gameplay, yuk kita selami bareng-bareng apa aja sih alternatif yang paling worth dicoba!

Kenapa Banyak yang Suka Mainin Growtopia?

Sebelum kita bahas yang mirip-mirip, kita harus tahu dulu apa yang bikin Growtopia itu spesial. Growtopia adalah definisi sempurna dari game sandbox di mana kita bisa bangun dunia, trading, farming, ngobrol bareng teman, bahkan sampai PvP combat.

Game ini awalnya fokus di menanam pohon, tapi seiring berjalannya waktu, sekitar 5 tahun sejak diluncurkan sampai tahun 2020, Growtopia udah nambahin segudang fitur baru. Itu kayak ada ratusan game di dalam satu game, enggak sih?

Cek juga: 10 Game Android Alternatif Free Fire Bisa Offline

Lebih dari Sekadar Bertanam Pohon

Coba deh pikirin, di GT kamu bisa jadi siapa aja, kan? Kamu bisa kumpulin kain dan gabungin buat jahit outfit unik. Kamu bisa jadi koki terbaik dengan mekanisme cooking yang mendalam. Terus, kalau kamu bosan, kamu bisa pakai Adventure Pack buat bikin dunia yang isinya quest seru, labirin, perangkap, dan teka-teki buat nantangin teman-teman kamu.

Fitur-fitur ini yang bikin gameplay-nya enggak pernah habis, menawarkan konten yang hampir tak terbatas (Near Infinite Content), dan bikin kamu punya kebebasan buat bikin karakter dengan gaya unik milik kamu sendiri.

Ekonomi Digital dan Sosial yang Kompleks

Salah satu elemen paling krusial di Growtopia adalah ekonominya. GT punya komunitas yang fokus banget pada konten yang didorong oleh pemain (player-driven content). Kita bisa grow, farm, dan trade item-item itu. Mata uang utamanya, World Locks (WL), adalah mata uang yang dianggap hebat banget oleh banyak pemain. Di masa jayanya, sistem seed splicing (menggabungkan benih) juga jadi bagian yang besar banget dari GT.

Tapi, seperti halnya ekonomi di dunia nyata, ekonomi virtual di game juga enggak bisa lari dari inflasi. Makanya, developer harus mikirin cara buat meminimalkan inflasi itu. Salah satu cara buat mengurangi inflasi adalah dengan menciptakan WL sinks, yaitu mekanisme yang “menelan” atau menghilangkan WL dari peredaran, seperti pajak. Meskipun sistem ini kompleks, trading di GT itu yang bikin seru, karena kamu harus berinteraksi langsung sama orang lain buat beli atau jual item.

Baca juga: 15 Game Simulasi Terbaik di Android

Alternatif Game Selain Growtopia

Meskipun Growtopia punya fondasi yang kuat, banyak banget gamer yang akhirnya cabut dan nyari alternatif. Kenapa? Karena pengalaman bermain di GT yang sekarang (terutama setelah diakuisisi) seringkali terasa enggak nyaman. Banyak yang pengen banget ngerasain lagi pengalaman Growtopia sebelum tahun 2017.

1. Pixel Worlds (PW): Alternatif 2D yang Paling Sering Dibandingkan

alternatif game selain growtopia, pixel worlds

Kalau kamu cari game 2D yang paling mirip Growtopia, Pixel Worlds (PW) pasti sering muncul di perbincangan. Tapi PW ini punya pro dan kontra yang unik, terutama soal sistem ekonominya yang berbeda dari World Lock.

Kenapa PW Ramah Pemula? Akses Gems yang Cepat

Banyak pemain yang bilang kalau PW itu lebih baik buat pemula. Kenapa? Karena di PW, dapetin gems (mata uang utamanya) itu gampang banget. Contohnya? Ada yang bilang, buat dapet 1000 gems di Growtopia kamu harus farming berjam-jam, tapi di Pixel Worlds, kamu bisa dapet 1000 gems cuma dalam 5 menit! Ini bisa banget terjadi kalau kamu rutin lakuin Nether runs, di mana kamu bisa dapet 500 gems plus Nether crystals yang bisa dijual dan totalnya bisa mencapai 1000 gems.

Makanya, enggak heran kalau ada pemain yang baru main 100 hari atau kurang, tapi udah punya ratusan ribu Byte Coins (BCs). Selain itu, PW juga dapet reputasi lebih baik dalam hal moderasi dan keamanan, dengan jumlah scammer dan hacker yang lebih sedikit. Ini bikin PW terasa lebih aman dan nyaman, apalagi buat gamer yang baru mau terjun ke genre sandbox trading 2D.

Cek juga: 10 Game Mirip Minecraft yang Bisa Mabar Bareng Temen

Gems, Byte Coin, dan Harga Item yang Bikin Pusing

Tapi ya gitu deh, gampang dapet gems bukan berarti gampang jadi kaya atau maju. Justru, game ini bisa jadi mahal banget dalam sekejap kalau kamu enggak pinter-pinter ngatur mata uang.

PW pakai sistem mata uang ganda, ada Gems dan Byte Coins. Kebanyakan interaksi pemain pakai Byte Coins, dan kamu bisa konversi Gems ke Byte Coins dengan mudah. Sayangnya, kamu bakal kesulitan kalau mau konversi Byte Coins ke Gems. Cara konversinya terbatas, cuma bisa lewat pouches, Nether crystals, mining gems, atau fishes.

Terus, harga item di PW itu kayak harga properti di Jakarta, mahal gila! Kamu butuh beribu-ribu gems buat beli item yang berguna. Misalnya, kalau kamu mau bikin dunia dengan tema lengkap, kamu mungkin harus beli kit yang sama lebih dari 50 kali! Item VIP bahkan bisa nyentuh 100 ribu gems lebih, dan blueprint (cetak biru) buat bikin satu item bisa sampai 950 ribu gems, dan itu pun setelah kamu kumpulin bahannya. Enggak lucu kan kalau kamu udah farming 5 menit buat 1000 gems, tapi cuma buat beli 3 item random dari booster?

Meskipun PW punya kelebihan, beberapa gamer GT lama merasa PW enggak kasih vibe trading yang asyik karena banyak sistem pembelian otomatis, yang enggak butuh interaksi sosial kayak di Growtopia. Ditambah lagi, ada spekulasi di komunitas kalau PW ini sudah mulai redup.

Baca juga: Timeline Metal Gear Terlengkap: Alur Cerita Game yang Bikin Pusing

2. Minecraft: Sang Raja Sandbox 3D

alternatif game selain growtopia, minecraft

Siapa sih yang enggak kenal Minecraft? Minecraft memang game sandbox legendaris yang kasih kita kebebasan bikin apa aja pakai blok. Beneran deh, kamu bisa bikin seluruh alam semesta di Minecraft, enggak ada batasnya!

Memang sih, desain Minecraft itu 3D, beda jauh sama Growtopia yang pakai 2D-pixel art. Tapi ya memang desain kayak gitu, karena inti filosofi keduanya sama: kreativitas pemain dan eksplorasi. Minecraft juga punya mekanisme multiplayer dan trading yang asyik banget, yang bikin dia punya core concept serupa dengan Growtopia.

Kebebasan non-linear di dunia terbuka ini yang jadi benang merah yang menghubungkan Minecraft dengan game sandbox lain kayak Growtopia.

Baca juga: 10 Game Mirip Limbo di Android dan PC

3. The Blockheads: Eksplorasi dan Progresi Rasa GT

alternatif game selain growtopia, the blockheads

The Blockheads adalah alternatif lain yang juga pakai gaya 3D sandbox, tapi fokusnya lebih ke eksplorasi dan mengumpulkan sumber daya. Di game ini, kamu bisa build, craft, dan trade item.

Mirip banget sama Growtopia, kamu bakal ngerasain banget sense of progression dan achievement saat kamu berhasil unlock item atau kemampuan baru. Sensasi kemajuan ini yang dicari banyak

Hal paling menarik dari krisis Growtopia adalah munculnya developer yang berani bikin game baru dengan tujuan tunggal: memperbaiki semua yang salah di Growtopia. Ini bukan sekadar bikin tiruan, tapi bikin game yang berfokus banget pada pengalaman GT pre-2017 sambil menyelesaikan masalah fundamental.

Baca juga: Ini 10 Game Pertama di Dunia yang Mengubah Industri Gaming

Kesimpulan

Pencarian game mirip Growtopia sejatinya adalah pencarian akan pengalaman sandbox 2D yang seimbang, di mana kebebasan berkreasi, berdagang, dan bersosialisasi bisa berjalan harmonis tanpa diganggu inflasi gila-gilaan atau komunitas yang toksik.

Growtopia memang punya konsep gameplay yang hebat banget yang dicintai banyak orang. Tapi, game-game baru seperti Pixel Worlds mencoba menawarkan jalan pintas menuju kekayaan dan gameplay yang lebih terkelola (setidaknya dari sisi moderasi). Sementara itu, ada harapan besar pada developer yang mau melakukan hal paling sulit: menciptakan kembali vibe Growtopia lama sambil membangun fondasi ekonomi dan keamanan yang kuat, lengkap dengan WL sinks yang cerdas dan penanganan cheater yang serius.

Intinya, selama ada pemain yang mendambakan kebebasan blok-blok piksel 2D, inovasi di genre ini enggak akan pernah berhenti. Kamu tinggal pilih, mau jadi bagian dari komunitas lama yang berjuang melawan inflasi, atau mau jadi perintis di dunia baru yang menjanjikan?

FAQ

Apa perbedaan utama antara Growtopia dan Pixel Worlds dari segi ekonomi?

Perbedaan utamanya ada pada sistem mata uang dan konversi nilainya. Growtopia awalnya sangat bergantung pada World Locks (WL) dan trading yang melibatkan interaksi langsung antar pemain.

Sementara itu, Pixel Worlds (PW) menggunakan Gems dan Byte Coins (BCs). Meskipun Gems di PW relatif lebih mudah didapatkan melalui aktivitas seperti Nether runs, konversi kembali dari Byte Coins ke Gems itu jauh lebih sulit dan terbatas (misalnya lewat fishes atau crystals), sehingga bisa membuat game terasa sangat mahal dengan cepat.

Kenapa banyak pemain Growtopia yang rindu pengalaman “Pre-2017 Growtopia”?

Pemain merindukan era Growtopia sebelum tahun 2017 karena game pada masa itu dianggap memiliki komunitas yang kurang toksik, jumlah scammer dan cheater yang lebih rendah, serta ekonomi yang lebih stabil (meskipun inflasi selalu ada).

Mereka menghargai vibe yang lebih otentik dan interaksi sosial yang lebih mendalam, yang dianggap memudar setelah masalah spammer dan casino menjadi dominan.

Apakah ada game mirip Growtopia yang fokus menghilangkan elemen Pay-to-Win (P2W)?

Ya, ada alternatif seperti Crystal Realms. Game ini diketahui memiliki developer yang aktif dan secara eksplisit tidak memiliki aspek Pay-to-Win (P2W). Meskipun komunitasnya mungkin masih kecil, fokus pada keadilan dalam gameplay adalah daya tarik utamanya.

Bagaimana cara developer baru mencoba mengatasi masalah inflasi mata uang di game seperti Growtopia?

Salah satu pendekatan yang direncanakan adalah menciptakan World Lock sinks (penghapus mata uang) yang terstruktur dan legal.

Misalnya, developer baru berencana mengintegrasikan mini card games (seperti blackjack atau poker) dan menerapkan pajak pada permainan tersebut, di mana pajak itu akan berfungsi menghilangkan sebagian World Locks dari peredaran, sehingga menekan laju inflasi.

Apakah Minecraft benar-benar bisa dianggap mirip Growtopia, mengingat perbedaan desain 3D dan 2D?

Walaupun Minecraft menggunakan desain 3D, berbeda dengan pixel art 2D Growtopia, keduanya berbagi filosofi inti sandbox yang sama.

Keduanya menawarkan kebebasan luar biasa bagi pemain untuk berkreasi (player creativity), eksplorasi, multiplayer yang menyenangkan, dan mekanisme trading. Kedua game ini fokus pada non-linear gameplay yang menghargai kebebasan pemain untuk explore dan membangun.

Prepared by:

Share: