Kenali Berbagai Jenis Jaringan Komputer (Biar Enggak Bingung!)

Jaringan komputer itu intinya adalah sekumpulan komputer dan perangkat lain seperti router, switch, dan sebagainya, yang saling terhubung (interkoneksi). Tujuannya jelas, biar perangkat-perangkat ini bisa saling komunikasi dan berbagi sumber daya.

Nah, saking banyaknya alat yang bisa terhubung, para ahli membagi jaringan komputer ke dalam beberapa klasifikasi utama, yaitu berdasarkan area atau skalanya, berdasarkan media penghantarnya, dan berdasarkan fungsinya.

Berikut adalah jenis-jenis jaringan komputer yang wajib kamu tahu!

1. Jenis Jaringan Berdasarkan Area atau Skala

Jenis Jaringan Berdasarkan Area atau Skala

Cek juga: Jenis Jaringan WiFi Berdasarkan Perkembangannya

Klasifikasi ini memisahkan jenis jaringan berdasarkan luas cakupan geografisnya.

Local Area Network (LAN)

LAN ini adalah jaringan lokal yang dibuat di area terbatas, misalnya dalam satu ruangan, satu kantor, atau satu gedung. Kadang disebut juga jaringan personal atau privat.

Ciri khas LAN:

  • Jangkauan geografisnya kecil, biasanya hanya beberapa meter hingga kilometer.
  • Kecepatan transfer datanya tinggi.
  • Sering dipakai untuk berbagi resource seperti printer atau media penyimpanan.

Metropolitan Area Network (MAN)

MAN ini bisa dibilang pengembangan dari LAN. Metode kerjanya mirip LAN, tapi daerah cakupannya lebih luas.

  • Jangkauannya sedang, bisa mencakup satu RW, beberapa kantor dalam satu komplek, satu desa/kota, atau area metropolitan.
  • Biasanya dipakai oleh organisasi besar atau penyedia layanan internet untuk menghubungkan beberapa LAN di lokasi berbeda.

Wide Area Network (WAN)

Kalau MAN sudah luas, WAN ini jauh lebih luas lagi.

  • Cakupannya bisa meliputi satu kawasan, satu negara, satu pulau, bahkan seluruh dunia.
  • Internet adalah salah satu contoh terbesar dari WAN.
  • Umumnya WAN dihubungkan menggunakan jaringan telepon digital atau media transmisi lain.
  • Karena jangkauannya yang sangat luas, WAN memiliki kecepatan transfer data yang cenderung lebih lambat dibanding LAN atau MAN.

Jaringan Nirkabel dan Area Spesifik Lainnya

Selain trio utama di atas, ada jenis-jenis jaringan lain berdasarkan cakupan dan kegunaan spesifik:

  1. Wireless Local Area Network (WLAN): Ini varian dari LAN, tapi menggunakan teknologi nirkabel (Wi-Fi) untuk menghubungkan perangkat. Fleksibel dan mudah diatur.
  2. Personal Area Network (PAN): Jaringan yang dipakai buat menyambungkan perangkat pribadi dalam jarak super dekat (hanya beberapa meter), misalnya koneksi smartphone ke earphone Bluetooth atau transfer data pakai USB.
  3. Campus Area Network (CAN): Jaringan yang menghubungkan beberapa LAN dalam area kampus, kompleks perkantoran, atau kawasan industri. Jangkauannya antara LAN dan MAN.
  4. Storage Area Network (SAN): Jaringan khusus yang dirancang untuk menyediakan akses ke perangkat penyimpanan data, sering digunakan organisasi besar untuk data center atau penyimpanan cloud.
  5. Virtual Private Network (VPN): Jaringan virtual yang membuat pengguna bisa mengakses jaringan secara aman lewat internet menggunakan enkripsi. Ini sering dipakai karyawan yang kerja dari rumah untuk mengakses jaringan kantor.

Baca juga: Cara Memperkuat Sinyal WiFi di Rumah

2. Jenis Jaringan Berdasarkan Fungsi (Model)

Berdasarkan fungsinya, jaringan sering dibagi menjadi dua model utama: Peer-to-Peer dan Client-Server.

Jaringan Peer-to-Peer

  • Model ini menyusun 2 atau lebih komputer yang saling terhubung.
  • Tidak ada komputer yang berperan khusus sebagai komputer terpusat (server). Semua perangkat bisa bertindak sebagai client sekaligus server.
  • Proses pembagian data cepat dan mudah karena tidak pakai sistem pengendalian terpusat.
  • Fokus utama jaringan ini ada pada konektivitasnya.
  • Data disimpan di setiap komputer masing-masing.
  • Model ini umumnya dipakai untuk skala kecil karena biayanya lebih murah. Jika skala membesar, performa perangkat akan terpengaruh dan administrasi menjadi kompleks.

Baca juga: Apa Yang Dimaksud dengan WiFi Mesh?

Jaringan Client-Server

  • Jaringan ini punya dua komponen utama: komputer client dan komputer server.
  • Server adalah komputer khusus yang menyediakan layanan (multi service), sedangkan client menerima layanan dari server dan biasanya punya spesifikasi lebih rendah.
  • Client bisa meminta informasi dari server kapan pun. Namun, client tidak bisa berkomunikasi langsung dengan client lain.
  • Fokusnya adalah pada berbagi informasi, di mana data hanya disimpan di server terpusat.
  • Jaringan ini lebih stabil dan terukur karena sistemnya terpusat, dan sangat cocok untuk jaringan berskala besar seperti perusahaan.
Perbedaan UtamaClient-ServerPeer-to-Peer
DasarAda server dan client khusus.Tidak dibedakan (setiap node bisa jadi client/server).
FokusBerbagi informasi.Konektivitas yang saling berhubungan.
DataDisimpan terpusat di server.Disimpan di setiap komputer.
SkalaCocok untuk skala besar (perusahaan).Cocok untuk skala kecil.

3. Jenis Topologi Jaringan (Layout)

Selain berdasarkan area dan fungsinya, jaringan juga dapat diklasifikasikan berdasarkan bentuk sambungannya (topologi). Topologi diartikan sebagai layout, arsitektur, atau diagram jaringan komputer.

Topologi Bus

Topologi Bus sering juga disebut Daisy Chain.

  • Jaringan ini menggunakan satu kabel backbone (kabel utama) yang menghubungkan semua perangkat jaringan.
  • Kabel tunggal ini berfungsi sebagai media transfer.
  • Risikonya besar: Jika kabel backbone ini rusak atau terputus, lalu lintas data akan terputus total (jaringan mati).

Baca juga: Mengenal Sistem Keamanan Wi-Fi WPA vs WPA2

FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering muncul seputar jenis-jenis jaringan komputer dan istilah terkait.

Selain Bus, Topologi jaringan apa lagi yang umum digunakan?

Selain Topologi Bus (yang kadang disebut juga Daisy Chain atau Ethernet Bus Topologis), topologi utama lain yang sering digunakan adalah Topologi Star, Topologi Ring, Topologi Tree, dan Topologi Mesh.

Apa fungsi utama dari SAN (Storage Area Network)?

SAN adalah jaringan yang dirancang spesifik untuk menyediakan akses ke perangkat penyimpanan data. Jaringan ini biasanya dipakai oleh organisasi besar dengan kebutuhan penyimpanan data yang besar dan berfungsi menghubungkan server dengan perangkat penyimpanan seperti hard disk atau tape library.

Bagaimana VPN melindungi data?

VPN (Virtual Private Network) bekerja dengan cara menggunakan enkripsi untuk melindungi data yang dikirim. Hal ini memungkinkan pengguna terhubung ke jaringan perusahaan dari jarak jauh atau mengakses internet secara aman dan anonim. Contohnya, karyawan yang bekerja dari rumah sering menggunakan VPN untuk mengakses jaringan kantor.

Apa itu Mikrotik Router OS dan RouterBoard?

Mikrotik memiliki dua jenis utama:
– Mikrotik Router OS: Ini adalah sistem operasi berbasis UNIX.
– RouterBoard: Ini adalah perangkat keras yang berukuran sangat kecil dan praktis. Hardware ini terdiri dari processor, RAM, ROM, dan memory flash.

Protokol VPN apa saja yang populer selain yang biasa (seperti IPsec)?

Selain IPsec, beberapa protokol VPN lain yang umum digunakan termasuk Secure Socket Tunneling Protocol (SSTP), WireGuard, OpenVPN, Point-to-Point Tunneling Protocol (PPTP), dan Layer 2 Tunneling Protocol (L2TP).

Apa perbedaan mendasar antara hub dan switch?

Dalam konteks perangkat keras jaringan, hub (penghubung) beroperasi pada lapisan fisik (physical layer), sedangkan switch (sakelar) beroperasi pada lapisan datalink (datalink layer). Hub hanya dapat meregenerasi sinyal listrik untuk memperluas jangkauan geografis, sementara switch lebih cerdas.

Prepared by:

Share: