Saat memutuskan untuk memiliki tas baru, salah satu hal pertama yang perlu kamu pertimbangkan adalah jenis bahan atau kain pada tas yang kamu inginkan.

Alasan kamu perlu memikirkan bahan terlebih dahulu adalah karena bahan pada sebuah tas dapat menentukan bentuk, estetika, daya tahan, harga, dan faktor-faktor lain atas tas tersebut.

Memahami bahan apa yang baik untuk digunakan dalam pembuatan sebuah tas dapat memberimu gambaran yang lebih baik tentang tampilan dan fungsi tas yang kamu inginkan.

Berikut ini adalah daftar 5 bahan yang paling sering digunakan dalam pembuatan tas.

1. Bahan Tas Kulit

jenis bahan kulit untuk pembuatan tas

Kulit merupakan salah satu bahan tertua yang selama ini digunakan dalam pembuatan tas karena keawetan dan kekuatannya. Meskipun baru-baru ini ada kreasi kulit vegan yang terbuat dari sintetis Polyutherane (PU), kulit yang terbuat dari kulit binatang asli tetap menjadi pilihan yang populer bagi banyak orang. Kulit binatang yang paling banyak digunakan adalah kulit sapi.

Tas dengan bahan kulit berkualitas tinggi bisa bertahan sampai bertahun-tahun dan bahkan akan terlihat semakin bagus seiring bertambahnya usia. Apalagi jika dibandingkan dengan bahan alternatif kulit vegan yang terbuat dari plastik.

Namun kekurangan dari tas berbahan kulit adalah jika dibandingkan dengan tas yang terbuat dari jenis bahan lain yang biasa digunakan, tas berbahan kulit akan jauh lebih berat.

Kekurangan lain dari tas berbahan kulit adalah jenis tas dengan bahan ini membutuhkan lebih banyak perawatan untuk menjaga kualitasnya dari waktu ke waktu.

Jenis tas yang biasanya terbuat dari bahan kulit adalah ransel, clutch, tas jinjing, tas pinggang, tas bahu, tas selempang, dan tas perjalanan yang berukuran besar.

2. Bahan Tas Cordura

bahan tas cordura

Cordura adalah bahan yang memiliki daya tahan sangat lama dan kuat. Bahan ini bersifat anti air serta tahan abrasi dan tusukan, karena tingkat kerapatan serat yang tinggi dan jalinan tenun bahan yang padat.

Tas yang terbuat dari bahan Cordura akan bertahan untuk jangka waktu yang lama lama. Bahan ini juga tahan dari kerusakan berat, bahkan dalam kondisi cuaca yang buruk.

Namun harga bahan Cordura lebih tinggi dibandingkan dengan bahan lain tas pada umumnya seperti bahan kanvas.

Karena bahan Cordura terkenal dengan kekuatan dan daya tahannya, tas berbahan Cordura biasanya adalah tas fungsional seperti tas punggung, daypack atau ransel kecil yang biasa dipakai untuk mendaki, dan tas perjalanan yang berukuran besar.

3. Bahan Tas Nylon

bahan tas nylon

Nylon atau nilon adalah salah satu bahan populer yang sering terlihat menjadi bahan pembuatan berbagai jenis tas ransel. Karena Nylon adalah bahan sintetis, ada banyak variasi bahan Nylon yang tercipta untuk berbagai jenis tas, antara lain:

– Nylon Packcloth

Bahan nilon yang halus dan mengkilap ini sering terlihat pada ransel, daypack, dan ransel buatan desainer, seperti ransel Prada Nylon.

– Ripstop Nylon

Salah satu bahan nilon ringan yang jauh lebih tahan lama dibandingkan bahan Nylon Packcloth. Bahan ini juga dikenal tahan sobek dan memiliki pola grid yang menjadi ciri khasnya.

– Ballistic Nylon

Salah satu bahan nilon sintetis yang tebal dan tahan lama. Bahan ini mudah dibersihkan, oleh karena itu bahan ini sering digunakan dalam pembuatan tas travel fungsional, dan koper softside.

Jenis tas yang biasanya terbuat dari bahan nilon adalah tas punggung, daypacks, tas selempang, dan koper softside.

Baca juga: Ini Jenis Tas Pria yang Enggak Lekang Oleh Waktu

4. Bahan Tas Kanvas Katun

bahan tas kanvas

Kanvas katun adalah bahan katun dengan serat tenun kasar yang murah dan sedikit berat. Bahan ini cocok untuk digunakan di segala jenis tas, dari mulai tas jinjing kasual hingga tas selempang.

Ada beberapa tas dengan bahan kanvas katun yang dilapisi dengan lapisan bahan tahan air agar tas yang dibuat menjadi tahan cuaca.
Tas dengan bahan kanvas katun juga tergolong ringan dan mudah dibersihkan.

Jika tas jenis lain seperti tas berbahan kulit memerlukan proses perawatan yang lebih intensif, tas kanvas katun dapat dibersihkan cukup dengan sabun cair dan air dingin.

Namun sayangnya, tas yang dibuat dengan bahan ini dapat lebih mudah rusak jika dibandingkan dengan tas berbahan Ballistic Nylon atau tas berbahan kulit.

Tas kanvas katun adalah jenis tas paling umum yang akan bisa sering terlihat dipakai oleh banyak orang seperti ransel, tas pundak, atau tas perjalanan berukuran agak besar.

5. Bahan Tas Denim

bahan tas denim

Meskipun bahan Denim awalnya digunakan untuk pembuatan pakaian kerja atau jeans, namun sekarang bahan ini juga cukup populer untuk pembuatan tas karena bahan ini memiliki cirikhas corak stone-washed yang disukai oleh banyak desainer.

Jenis tas yang biasanya terbuat dari bahan denim adalah tas punggung, tas pundak, dan tas selempang.

Baca juga: Ini Jenis Tas Wanita yang Populer dan Banyak Dikoleksi

Sesungguhnya ada banyak lagi jenis-jenis bahan tas yang digunakan, tetapi beberapa bahan tas yang barusan UrbanIdea paparkan adalah kain tas yang paling populer digunakan untuk banyak model tas.

Simak juga artikel menarik UrbanIdea lainnya seputar mode dan lifestyle yang sebaiknya enggak kamu lewatkan.