Tundra Esports Menang BLAST Slam V, Juara 4 Kali Berturut-turut!

Dunia esports Dota 2 itu lagi heboh-hebohnya! Salah satu tim yang akhir-akhir ini beneran jadi sorotan adalah Tundra Esports.

Tim ini baru aja mengukir sejarah yang kayaknya bakal susah banget dipecahin: mereka berhasil menang BLAST Slam V di Chengdu dan mengamankan gelar juara empat kali berturut-turut di seri turnamen ini! Gila enggak, sih?

Turnamen BLAST Slam V ini jadi salah satu ajang S-Tier Dota 2 terakhir di tahun 2025, makanya banyak mata tertuju ke sana.

Mereka menunjukkan level permainan yang tinggi banget, khususnya saat nge-sapu bersih Team Yandex di Grand Final. Detailnya? Kita bedah di sini.

Mengapa Kemenangan Ini Begitu Spesial? (4-Peat Sejarah)

Kenapa kemenangan ini hype banget? Karena ini adalah four-peat alias juara empat kali beruntun! Kamu bayangin aja, ini kayak tim yang menang liga empat musim berturut-turut, itu dominasi yang parah banget. Tundra bener-bener enggak terhentikan di sirkuit BLAST Slam.

Dominasi yang Enggak Ada Obatnya di Seri BLAST Slam

Sejak ajang perdana, Tundra memang udah nunjukin taringnya. Setelah finis di posisi kedua pada BLAST Slam I (Desember 2024), mereka langsung tancap gas.

Mereka sukses merebut gelar BLAST Slam II, BLAST Slam III, dan bahkan BLAST Slam IV. Di BLAST Slam IV aja, mereka bikin comeback yang luar biasa banget, ngalahin jawara The International 2025, Team Falcons, dengan skor 3-2 yang dramatis.

Makanya, ketika BLAST Slam V diselenggarakan dari 25 November sampai 7 Desember, semua orang udah memprediksi Tundra bakal jadi frontrunner. Dan mereka membuktikan kalau prediksi itu benar adanya!

Baca juga: Kenapa LoL Lebih Populer dari Dota 2? Ini Alasannya

Roster Tundra Esports yang Bikin Lawan Gentar

Kemenangan ini tentu enggak lepas dari peran superstar yang mengisi roster Tundra. Mereka punya komposisi pemain yang kuat banget dan saling melengkapi.

Para Pemain Kunci Tundra di BLAST Slam V

  1. Ivan “Pure” Moskalenko: Sang carry andalan.
  2. Bozhidar “bzm” Bogdanov: Midlaner zoomer berbakat yang kayaknya enggak pernah kehabisan ide play.
  3. Neta “33” Shapira (Captain): Offlaner sekaligus Kapten yang jadi otak di balik draft dan shotcalling.
  4. Matthew “Ari” Walker & Matthew “Whitemon” Filemon: Duo support yang selalu siap bikin perbedaan.

Tim ini dipimpin oleh pelatih David “MoonMeander” Tan, dan mereka sudah membuktikan kalau keputusan yang mereka ambil adalah hasil riset diligent, bukan cuma mengandalkan dewa keberuntungan.

Perjalanan Menuju Grand Final BLAST Slam V Chengdu

Turnamen ini sendiri berlangsung di Chengdu, China, dengan babak Playoffs di Wuliangye Culture & Sports Center. Kamu tahu enggak, buat mencapai final aja, Tundra dan Yandex harus melewati jalan yang berbeda banget!

Group Stage: Performa Gacor Hampir Sempurna

Tundra Esports, sebagai favorit, enggak nemuin banyak kendala di Group Stage. Mereka mengakhiri fase ini dengan rekor fantastis: 10 kemenangan dan cuma 1 kekalahan.

Satu-satunya map di mana mereka kalah? Lawan Team Falcons, juara TI 2025. Karena hasil poin totalnya mantep, Tundra langsung melenggang ke Semifinal Playoffs.

Jalur Playoff Tundra: Menghadapi MOUZ

Di Semifinal, Tundra udah ditunggu oleh MOUZ. Banyak yang berharap ini jadi pertandingan seru, tapi ternyata Tundra ada di level yang berbeda.

Mereka menang dua map cepat dan mulus banget, skornya 2-0. Makanya, Tundra langsung mengamankan slot mereka di Grand Final.

Kisah Cinderella Team Yandex: Singkirkan Jawara TI!

Nah, ini nih yang seru. Perjalanan Team Yandex beda banget, lebih kayak cerita Cinderella. Mereka lolos dari Group Stage aja udah kejutan, dengan rekor 6 kemenangan dan 5 kekalahan. Mereka harus susah payah melewati OG di awal Playoffs.

Tapi puncaknya, Yandex menghancurkan Team Falcons di Semifinal! Iya, Falcons yang juara TI 2025 itu, disikat habis. Kemenangan ini bikin Yandex pede banget, tapi sayangnya, mereka harus ketemu tembok Tundra Esports.

Grand Final: Tundra (3) vs Yandex (0) – Pembuktian di Chengdu

Grand Final diselenggarakan pada 7 Desember 2025, dan Tundra menutup tahun 2025 dengan luar biasa. Skor akhir Tundra 3 – 0 Team Yandex membuktikan bahwa mereka benar-benar penguasa seri BLAST Slam.

Game pertama itu beneran bikin deg-degan. Walaupun Tundra mendominasi di laning phase dan unggul jauh banget (sempat unggul nyaris 24.000 gold di menit ke-32), Yandex enggak mau nyerah.

Yandex bahkan berhasil membalikkan situasi dan menahan gempuran Tundra. Mereka nyaris banget mencuri kemenangan, apalagi setelah teamfight yang berhasil melumpuhkan Invoker-nya bzm. Di titik ini, rasanya Yandex bakal jadi pemenang.

Cek juga: Games of the Future 2025, Ajang Reuni Akbar Para Legenda Dota 2!

Momen Krusial: Kesalahan CHIRA_JUNIOR yang Bikin Nyesek

Sayangnya, saat Yandex melakukan push habis-habisan ke Ancient Tundra, Ilya “CHIRA_JUNIOR” Chirtsov membuat kesalahan fatal. Puck-nya ketangkep setelah blink di belakang Ancient.

Tanpa control dari CHIRA_JUNIOR, Tundra bisa bertahan cukup lama sampai core mereka respawn dan sukses mempertahankan markas. Makanya, Yandex harus merelakan Game 1 yang tadinya udah di depan mata.

Game 2 dan 3: Superioritas Tundra yang Enggak Terbantahkan

Game kedua memang lebih seimbang di awal, dan Yandex melakukan penyesuaian draft. watson dari Yandex main Terrorblade dengan kecepatan farming yang gila-gilaan, tapi sayangnya, Tundra menggeser gigi.

Positioning yang lebih baik, shotcalling yang mantap, dan pengambilan keputusan yang superior bikin Tundra unggul dan memenangkan Game 2.

Game ketiga? Ini dia pertandingan yang paling one-sided.

Kenapa Pick Phantom Lancer Yandex Berakhir Bencana?

Di Game 3, Yandex melakukan kesalahan fatal pada last pick: Phantom Lancer. Padahal, PL di patch turnamen ini dianggap sebagai salah satu carry terburuk di game. Tundra langsung memanfaatkan pick ini dengan memilih hero-hero yang punya damage area-of-effect (AoE) yang banyak.

Hasilnya? Bencana. Tundra unggul di semua lane, dan ada momen ketika Juggernaut-nya Pure cuma butuh beberapa detik Omnislash (R) buat melenyapkan watson dari peta.

Yah, Tundra menang Game 3 dengan telak, dan juara 4 kali berturut-turut pun sah jadi milik mereka.

Hadiah Fantastis dan Tatapan ke BLAST Slam VI

tundra esports menangkan blast slam 5 chengdu 4 kali juara berturut turut

Kemenangan di BLAST Slam V ini bukan cuma soal piala, lho. Total hadiah turnamen ini mencapai 1 juta USD, dengan juara pertama Tundra Esports membawa pulang 400.000 USD atau sekitar 6,6 miliar Rupiah!.

Selain itu, empat tim teratas di BLAST Slam V (termasuk Tundra) juga langsung otomatis lolos ke BLAST Slam VI. Makanya, dominasi Tundra di seri turnamen ini kayak film action blockbuster yang selalu ada sekuelnya, dan kamu tahu, mereka pasti bakal jadi pemeran utamanya lagi di tahun 2026.

Raja BLAST Slam yang Sejati

Tundra Esports telah mengokohkan diri sebagai tim Dota 2 yang paling sukses di seri turnamen BLAST Slam pada tahun 2025. Mengalahkan Team Yandex 3-0 di Grand Final BLAST Slam V bukan cuma kemenangan biasa, tapi deklarasi dominasi.

Mereka membuktikan bahwa lingkungan bertekanan tinggi kayak format BLAST Slam justru mengeluarkan yang terbaik dari tim ini. Walaupun Yandex menunjukkan potensi besar dengan mengalahkan juara TI, Tundra menunjukkan bahwa mereka adalah final boss yang sesungguhnya.

Jadi, pertanyaan besarnya sekarang adalah, mampukah mereka meraih five-peat di BLAST Slam VI? Kita tunggu aja tahun depan.

FAQ

Berapa skor akhir Grand Final BLAST Slam V antara Tundra Esports dan Team Yandex?

Tundra Esports mengalahkan Team Yandex dengan skor telak 3-0 di Grand Final BLAST Slam V.

Kapan dan di mana turnamen BLAST Slam V ini diselenggarakan?

Blast Slam V berlangsung dari 25 November hingga 7 Desember. Babak Playoffs dan Grand Final diadakan secara live di Wuliangye Culture & Sports Center, Chengdu, China.

Apakah Tundra Esports pernah kalah di seri turnamen BLAST Slam?

Ya, Tundra Esports pernah kalah. Mereka finis di posisi ke-2 pada ajang perdana, BLAST Slam I (Desember 2024). Namun, sejak itu mereka tidak terhentikan, memenangkan BLAST Slam II, III, IV, dan V secara berturut-turut.

Siapa roster utama Tundra Esports saat memenangkan BLAST Slam V?

Roster Tundra Esports di BLAST Slam V termasuk Ivan “Pure” Moskalenko, Bozhidar “bzm” Bogdanov, Neta “33” Shapira (Captain), Matthew “Ari” Walker, dan Matthew “Whitemon” Filemon.

Berapa total hadiah yang dimenangkan Tundra Esports sebagai juara 1 di BLAST Slam V?

Total hadiah yang diperebutkan adalah $1 juta. Tundra Esports sebagai juara pertama membawa pulang total $400.000 USD, yang terdiri dari $300.000 prize money dan $100.000 team earnings.

Prepared by:

Share: