
Team Spirit resmi menjadi juara The International 2026. Menang 3-2 atas TEAM VISION di grand final yang digelar di Oriental Sports Center, Shanghai, Minggu (23/8), tim asal Eropa Timur itu mengangkat Aegis of Champions ketiga untuk organisasi, pencapaian yang belum pernah ada dalam sejarah turnamen Dota 2 paling prestisius ini.
Yang lebih manis, gelar tersebut lahir dari balas dendam atas dua kekalahan dari lawan yang sama sepanjang turnamen. Artikel ini merangkum jalur kedua finalis, ringkasan laga, pembagian hadiah, sampai kabar dua pemain Indonesia yang turut tampil di TI 2026.
Jalur Team Spirit: dari nyaris tersingkir jadi juara dunia

Perjalanan Team Spirit di TI 2026 ibarat naik-turun roller coaster. Di fase grup berformat Swiss, mereka menang tiga seri awal melawan Xtreme Gaming, Aurora Gaming, dan Team Liquid, lalu tumbang dua kali beruntun: 0-2 dari TEAM VISION dan 0-2 dari Nigma Galaxy. Modal 3-2 hanya cukup untuk lolos ke Elimination Round, tempat mereka nyaris tersingkir sebelum akhirnya menaklukkan Team Resilience 2-1.
Di babak playoff, nasib sial itu sempat berulang. Spirit menyapu Iron Wing 2-0, tetapi kembali kalah 1-2 dari TEAM VISION di perempat final upper bracket. Bedanya, kali ini mereka tidak runtuh.
Dari titik mati di lower bracket, Spirit menyapu bersih tiga lawan berturut-turut: Team Liquid 2-0, BoomBoys alias BetBoom Team 2-0, lalu Team Yandex 2-0 di final lower bracket pada pagi hari final. Momentum itu akhirnya membawa mereka membalikkan keadaan tepat saat paling penting.
Baca juga: Dota 2 vs. LoL, Apa Bedanya?
Jalur TEAM VISION: tanpa satu pun seri kalah
Di sisi lain, TEAM VISION alias PARIVISION datang ke grand final dengan rekor sempurna. Tujuh seri dimainkan, tujuh seri dimenangkan, sebelum pertarungan pamungkas. Mereka finis sebagai juara grup dengan rekor 4-0, lalu membantai BoomBoys 2-1, Team Spirit 2-1, dan Team Yandex 2-1 di bracket atas.
Kekuatan tim ini ada pada lini muda dan pengalaman yang seimbang. Alan “Satanic” Gallyamov jadi mesin kill di posisi carry, ditemani permainan matang dari No[o]ne-, Noticed, 9Class, dan Dukalis. Di bangku pelatih duduk Clement “Puppey” Ivanov, kapten juara TI perdana 2011 yang kini mencari Aegis pertamanya sebagai pelatih.
Kenapa grand final ini spesial

Final TI 2026 adalah pertemuan ketiga kedua tim di turnamen ini, dan TEAM VISION menang dua kali sebelumnya: 2-0 di hari terakhir grup serta 2-1 di semifinal bracket atas. Tidak heran banyak orang menyebut VISION sebagai final boss edisi tahun ini.
Taruhan historisnya juga besar, dan pada akhirnya berpihak ke Spirit. Gelar ini menjadi yang ketiga untuk organisasi setelah TI 2021 dan TI 2023, sekaligus menjadikan Illya “Yatoro” Mulyarchuk (23 tahun) dan Magomed “Collapse” Khalilov pemain pertama dengan tiga Aegis dalam karier.
Sebaliknya, impian gelar TI perdana TEAM VISION harus pupus di langkah paling terakhir. Juara bertahan Team Falcons bahkan sudah lebih dulu gugur di pekan playoff, ditaklukkan Nigma Galaxy lalu Team Liquid, sehingga TI 2026 resmi melahirkan raja baru Dota 2.
Ringkasan laga final
Grand final berformat Bo5 dimulai tengah hari WIB dan langsung berjalan ketat. Seri berlarut sampai skor imbang 2-2, memaksa segalanya diputuskan di game kelima. Di laga penentuan itu, Team Spirit berhasil menjaga ketenangan dan menutup seri 3-2, melengkapi kisah comeback mereka dari lower bracket sampai puncak podium.
Hadiah juara The International 2026

Total hadiah TI 2026 mencapai sekitar USD 3 juta, bertumbuh dari patokan awal USD 1,6 juta lewat kontribusi komunitas. Juara membawa pulang sekitar USD 1,42 juta, sedangkan runner-up mendapat sekitar USD 433 ribu.
Team Yandex yang finis ketiga mengantar pulang sekitar USD 300 ribu, disusul BoomBoys di posisi keempat dengan sekitar USD 200 ribu. Angka ini memang jauh dari era puncak crowdfunding seperti pool USD 40 juta di TI 2021. Tapi gengsi mengangkat Aegis tetap tak ternilai.

Dua pemain Indonesia di TI 2026
Indonesia punya wajah di panggung terbesar Dota 2 tahun ini. Rafli “Mikoto” Fathur Rahman bermain untuk Aurora Gaming, tim unduhan langsung yang sayangnya tersingkir di Elimination Round dan finis di rentang 9-13.
Lalu ada Matthew “Whitemon” Filemon di Iron Wing, roster eks-Tundra Esports yang mengejutkan Nigma Galaxy 2-0 di fase grup sebelum finis 7-8. Belum ada gelar, tapi pengalaman level TI seperti ini modal berharga buat skena lokal.
Pertanyaan umum soal final TI 2026
Kapan dan di mana grand final The International 2026 digelar?
Grand final berlangsung Minggu, 23 Agustus 2026, di Oriental Sports Center, Shanghai, Tiongkok. Seri penentuan menggunakan format Bo5, sementara semua laga playoff lain memakai Bo3. Jadwal dan data lengkap turnamen bisa dicek di Liquipedia.
Berapa hadiah juara The International 2026?
Juara mendapat sekitar USD 1,42 juta dari total pool sekitar USD 3 juta. Runner-up menerima sekitar USD 433 ribu.
Kenapa final ini jadi pertemuan ketiga Spirit vs TEAM VISION?
Karena format double elimination mempertemukan keduanya di grup, di semifinal bracket atas, dan akhirnya di grand final. TEAM VISION unggul di dua pertemuan pertama sebelum urusan dibulatkan di laga pamungkas.
Dengan selesainya TI 2026, musim kompetitif Dota 2 resmi menutup tirai besar-besaran. Sampai di TI tahun depan.









