Yoghurt merupakan olahan susu yang memiliki nilai gizi yang sangat kaya. Dibuat dengan cara proses fermentasi, yoghurt mengandung lactobacillus (bakteri baik) yang mampu memperlancar sistem pencernaan tubuh.

Selain itu, kandungan vitamin B, mineral, dan protein yang ada di dalamnya juga dapat menjaga kesehatan kulit serta membantu menjaga kekebalan tubuh.

Menambahkan yoghurt ke dalam menu harian kamu tentu dapat dijadikan solusi untuk hidup yang lebih sehat. Bagi yang memiliki alergi terhadap susu sapi, tak perlu khawatir sebab yoghurt masih bisa dinikmati walau kamu memiliki alergi.

Hal ini dikarenakan struktur laktosa pada susu akan dirusak oleh bakteri saat proses fermentasi sehingga tidak akan membuatmu terserang alergi.

Cara Membuat Yoghurt a la Rumahan

Yoghurt memiliki rasa manis asam yang menyegarkan. Teksturnya yang lembut membuatnya mudah dikonsumsi oleh semua kalangan usia. Dengan sensasi segar yang diberikan, yoghurt sangat cocok dinikmati saat cuaca terik.

Selain dimakan langsung, kebanyakan orang kerap mengkreasikan yoghurt menjadi hidangan yang lebih lezat. Biasanya yoghurt dicampurkan dengan oatmeal dan potongan buah-buahan.

Ada juga yang mengkreasikannya menjadi smoothie yang menyehatkan. Olahan susu ini memang sangat mudah ditemukan di toko-toko bahan makanan.

Variannya pun beragam. Meski begitu, tak ada salahnya untuk membuat yoghurt sendiri di rumah. Selain lebih sehat karena tidak menggunakan bahan pengawet, yoghurt buatanmu juga bisa ditambahkan dengan bahan lainnya sehingga memperkaya cita rasanya.

Cara membuat yoghurt sebenarnya tidak terlalu ribet, karena alat yang digunakan cukup simpel; yang terpenting kamu punya wadah dengan tutup yang rapat sehingga memaksimalkan proses fermentasi yoghurt itu sendiri.

Nah, buat kamu yang ingin mencobanya sendiri, berikut tata cara membuat yoghurt di rumah yang mudah dan hemat.

Baca juga: Ini Resep Nugget Pisang dengan Berbagai Topping dan Rasa

Bahan untuk Membuat Yoghurt

pembuatan yoghurt sendiri di rumah

Bahan utama dalam membuat yoghurt adalah susu segar (whole milk atau skim milk). Setelah itu, kamu juga harus menyiapkan beberapa sendok plain yoghurt sebagai pengganti bibit yoghurt yang mungkin agak susah didapatkan.

Pastikan plain yoghurt tersebut masih memiliki kandungan bakteri yang masih hidup atau bakteri probiotik.

Dengan bantuan bakteri baik tersebut, proses fermentasi pun akan berjalan lancar. Untuk perbandingannya, kamu bisa menggunakan 1 liter susu segar dan 2 sendok makan plain yoghurt.

Jika kamu menggunakan bibit yoghurt, ukurannya pun masih tetap sama yakni 1 liter susu segar dan 2 sendok makan bibit yoghurt.

Baca juga: Ini Deretan Buah dengan Kandungan Vitamin A Tinggi

Langkah Membuat Yoghurt Sendiri

kandungan dan manfaat yoghurt

Setelah mempersiapkan bahan-bahan yang sudah dipaparkan sebelumnya, sekarang kamu siap untuk membuat yoghurt sendiri. Ikuti langkahnya di bawah ini.

1. Panaskan susu

Langkah ini mungkin menjadi yang paling krusial karena kamu harus melakukannya dengan tepat. Panaskan susu dengan api kecil sambil diaduk perlahan.

Jaga susu agar tidak sampai mendidih supaya kandungan protein yang ada di dalamnya tidak rusak. Setelah dimasak sampai 30 menit, matikan api dan angkat susu. Kemudian dinginkan susu hingga hangat-hangat kuku (43 derajat celcius) dalam suhu ruangan.

2. Campurkan bibit yoghurt atau yoghurt plain

Pada tahap ini, ambil satu cangkir susu lalu tambahkan dengan bibit yoghurt atau plain yoghurt. Aduk hingga semuanya tercampur rata dengan menggunakan alat pengaduk steril.

Kamu bisa menggunakan spatula kayu yang sebelumnya sudah disiram dengan air panas sebagai proses sterilisasi alat. Setelah itu, campurkan campuran susu dan yoghurt ke dalam panci, kemudian aduk kembali hingga rata.

3. Proses inkubasi

Selanjutnya, pindahkan yoghurt ke dalam stoples bersih yang juga sudah disterilisasi. Tutup rapat sehingga tidak menyediakan ruang udara bisa masuk agar proses inkubasinya berjalan dengan sempurna. Proses inkubasi atau mendiamkan yoghurt dilakukan pada suhu 38 derajat celcius selama 7 jam.

Tujuan inkubasi sendiri adalah supaya bakteri tumbuh dan berkembang. Semakin lama yoghurt didiamkan, maka semakin tingkat keasamannya akan semakin tinggi dan teksturnya akan menjadi lebih kental.

Setelah itu, dinginkan yoghurt yang telah mengental ke dalam lemari es. Tunggu selama beberapa jam sebelum yoghurt dikonsumsi.

4. Menambahkan varian rasa

Jika ingin menambahkan varian rasa, kamu bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti madu, jus stroberi, vanilla, dan juga aneka potongan buah-buahan segar lainnya.

Namun perlu diingat bahwa penambahan varian rasa ini baru bisa kamu tambahkan sebelum yoghurt siap dikonsumsi. Penambahan varian rasa dari awal pembuatan yoghurt hanya akan membuatnya menjadi tidak awet.

Baca juga: Ketahui Kandungan dan Manfaat Buah Plum yang Kaya Khasiat

Ternyata mudah, kan, membuat yoghurt sendiri di rumah? Sudah sehat, murah, hemat, dan banyak pula. Supaya yoghurt yang kamu buat bisa seenak dengan yoghurt kemasan, jangan lewatkan langkah-langkah di atas.

Simak juga artikel UrbanIdea seputar resep dan makanan menarik lainnya yang sebaiknya enggak kamu lewatkan.