Sering banget kan, kita nonton film atau baca buku yang tiba-tiba ngasih plot twist gila di akhir cerita? Rasanya kayak semua yang kita percaya selama ini langsung runtuh. Nah, dunia video game juga punya banyak kejutan serupa.
Ada beberapa judul game yang sukses bikin pemainnya merasa jadi jagoan sepanjang permainan, tapi pas mau tamat, eh, ternyata kita justru jadi penjahat utamanya. Rasanya? Campur aduk antara kaget, bingung, sampai ngerasa bersalah.
Berikut adalah 10 game yang menyimpan rahasia kelam tentang siapa sebenarnya karakter yang kamu mainkan. Hati-hati, tulisan ini penuh dengan bocoran cerita (spoiler) besar!
10. Star Wars: Knights of the Old Republic
Siapa Itu Darth Revan?

BioWare emang jago banget bikin RPG, tapi kayaknya Star Wars: Knights of the Old Republic masih jadi mahakarya mereka. Game ini berlatar 4.000 tahun sebelum film-film Star Wars, menceritakan perang saudara Jedi yang dipimpin oleh Darth Revan dan Darth Malak.
Sebagian besar permainan, kita jadi Jedi amnesia yang berjuang melawan pasukan Darth Malak. Tapi, pas mau tamat, kita baru sadar kalau karakter yang kita mainkan itu sebenarnya adalah Darth Revan sendiri! Kita adalah mantan penguasa Sith yang ingatannya dihapus oleh Jedi.
Menariknya, setelah tahu jati diri asli, kita tetap dikasih pilihan: mau lanjut jadi Jedi atau balik lagi jadi penguasa Sith yang kejam.
9. Call of Duty: Black Ops
Alex Mason dan Hilangnya Kendali Diri

Biasanya game Call of Duty gak terlalu fokus sama narasi yang berat, tapi Call of Duty: Black Ops (yang original ya) pengecualian. Ceritanya mengikuti Alex Mason, agen CIA yang kondisi mentalnya berantakan di era Perang Dingin.
Setelah lolos dari tahanan Uni Soviet berkat bantuan Viktor Reznov, kita ditugaskan menghabisi target-target penting. Eh, ternyata di akhir, terungkap kalau Mason itu sudah dicuci otaknya.
Misi-misi yang kita jalankan sebenarnya adalah bagian dari skenario untuk memicu kekacauan, dan puncaknya? Mason jadi pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan Presiden John F. Kennedy.
8. Castlevania: Lords of Shadow
Lahirnya Sang Raja Vampir

Seri Castlevania punya sejarah panjang, tapi Castlevania: Lords of Shadow punya tempat khusus di hati penggemar karena pendekatan ceritanya yang berani.
Kita bermain sebagai Gabriel Belmont yang awalnya punya misi mulia mengalahkan para iblis dan menyelamatkan dunia. Tapi, setelah menyelesaikan DLC-nya, kita bakal tahu kalau semua perjuangan itu justru menjerumuskan Gabriel ke kegelapan.
Dia akhirnya menyerah pada sifat vampirnya dan berubah menjadi Dracula, musuh bebuyutan yang nantinya akan terus memangsa manusia selama berabad-abad.
7. The Last of Us Part I
Mengorbankan Dunia Demi Cinta
Game garapan Naughty Dog ini punya tema yang sangat gelap soal kemanusiaan. The Last of Us Part I mengikuti perjalanan Joel, seorang penyelundup yang harus melindungi Ellie, anak perempuan yang kebal terhadap infeksi jamur Cordyceps.
Joel menganggap Ellie sudah seperti anaknya sendiri. Di akhir cerita, saat dia tahu bahwa satu-satunya cara membuat vaksin adalah dengan mengorbankan nyawa Ellie, Joel justru memilih membantai semua orang di markas Fireflies.
Dia menyelamatkan Ellie, tapi memupus harapan dunia untuk sembuh dari wabah zombi. Sebuah keputusan egois yang bikin kita mikir, siapa sebenarnya yang jadi ‘penjahat’ di sini?
6. Spec Ops: The Line
Horor di Balik Perang

Waktu pertama kali rilis, Spec Ops: The Line kelihatan kayak military shooter biasa. Tapi jangan salah, ini salah satu game dengan cerita paling bikin depresi.
Kita jadi Kapten Martin Walker yang dikirim ke Dubai untuk mencari korban selamat di tengah badai pasir. Sepanjang game, kita merasa sedang melakukan hal benar. Ternyata, Walker sudah gila.
Dia berhalusinasi kalau Letnan Kolonel Konrad masih hidup dan memberi perintah, padahal kenyataannya Konrad sudah lama tewas. Segala kekejaman yang kita lakukan sepanjang game adalah tanggung jawab Walker sendiri.
5. Prototype
Asal Usul Penjahat Sejati
Di Prototype, kita bermain sebagai Alex Mercer, pria amnesia dengan kekuatan berubah bentuk di New York yang sedang terjangkit virus Blacklight. Kita berjuang melawan militer dan mutan, merasa jadi pahlawan yang ingin mengungkap konspirasi.
Namun, di akhir, terungkap kalau Mercer sebenarnya adalah ilmuwan yang menciptakan virus itu. Dia bukan ingin menghapus virusnya, tapi malah ingin menyebarkannya ke seluruh dunia. Beda banget sama ekspektasi awal, kan?
4. Shadow of the Colossus
Restorasi Nyawa dengan Harga Mahal
Game ini emang legendaris. Kita berperan sebagai Wander yang harus membunuh 16 makhluk raksasa (Colossi) di Forbidden Lands demi menghidupkan kembali wanita yang dicintainya, Mono.
Gimana gak sedih? Kita merasa melakukan misi suci, padahal Colossi itu sebenarnya makhluk damai yang menjaga segel jiwa jahat Dormin. Setiap kali kita membunuh mereka, kita sebenarnya sedang melepaskan kekuatan jahat tersebut ke dunia. Kita bukan pahlawan, kita justru alat penghancur.
3. BioShock Infinite
Siklus Kekerasan yang Tak Berujung
Seri BioShock memang raja-nya plot twist. Di BioShock Infinite, Booker DeWitt berusaha menyelamatkan Elizabeth dari kota melayang Columbia.
Twist-nya luar biasa kompleks. Ternyata, Booker adalah versi muda dari Zachary Hale Comstock, sang antagonis utama yang menciptakan kekacauan di seluruh dimensi. Satu-satunya cara memutus siklus tersebut adalah dengan membiarkan Elizabeth menenggelamkan Booker sebelum dia sempat menjadi Comstock. Kita adalah penjahat yang sedang berusaha menghentikan diri kita sendiri.
2. Braid
Pahlawan yang Menipu
Sekilas, Braid terlihat seperti game platformer indie biasa di mana kita harus menyelamatkan putri dari monster. Tapi, game ini jauh lebih dalam dari itu.
Setelah mencapai level terakhir, kita bakal sadar kalau karakter kita, Tim, sebenarnya adalah monster yang ditakuti sang putri. Semua mekanik manipulasi waktu yang kita gunakan sebenarnya adalah simbol dari penyesalan Tim atas hubungan abusif yang pernah dia jalani dengan sang putri di masa lalu.
1. Silent Hill 2
Dosa Besar James Sunderland
Sebelum game-game di atas populer, ada Silent Hill 2 yang bikin banyak gamer syok berat. James Sunderland datang ke kota berkabut Silent Hill setelah mendapat surat dari istrinya, Mary, yang padahal sudah meninggal.
Sambil melawan monster-monster mengerikan yang aneh, kita bakal sadar kalau monster-monster itu sebenarnya manifestasi dari rasa bersalah James. Kenapa? Karena di akhir game, terungkap kalau James sendirilah yang membunuh istrinya. Game ini bener-bener ngebongkar sisi gelap manusia dengan cara yang sangat personal dan traumatis.









